Pengaruh Modal Sendiri dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Terhadap Pendapatan Usaha (Studi Pada UMKM di Desa Platihan Kidul Kec. Siman)

Riawan Riawan, Wawan Kusnawan

Abstract


Perusahaan dalam menjalankan usahanya, ada beberapa tujuan yang harus dicapai yang salah satunya adalah memaksimalkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Keuntungan yang diperoleh tersebut akan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi pemilik usaha dan dapat dipergunakan untuk kebutuhan operasi selanjutnya. Teknik pengambilan sampel pada penelitian adalah menggunakan porposive sample dengan menggunakan data primer yaitu membagikan kuesioner pada pelaku usaha UMKM di Desa Platihan Kidul Kec. Siman. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh modal sendiri (X1) dan Kredit Usaha Rakyat (X2) terhadap Pendapatan Usaha pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa modal sendiri dan KUR berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha disektor UMKM. Hal ini dapat dilihat dari nilai uji T-statistik berada dibawah 0,5. Dengan demikian besar kecilnya modal usaha, sangat mempengaruhi pendapatan usaha. Dimana penggunaan modal kredit sangat membantu para pelaku usaha untuk menambah modal usahannya.

Keywords


Modal Sendiri; KUR; Pendapatan Usaha

Full Text:

PDF

References


Anggraini, D., & Nasution, S. H. (2013). Peranan kredit usaha rakyat (KUR) bagi pengembangan UMKM di Kota Medan (studi kasus Bank BRI). Ekonomi dan Keuangan, 1(3).

Hapiz, T. M. (2015). Hubungan Tingkat Modal Sosial Terhadap Tingkat Pendapatan Pelaku UKM. Jurnal Mahasiswa Sosiologi, 3(2).

Karlina, Anisa. 2010. Penerapan PSAK Nomor 23 dalam Pengakuan dan Pengukuran Pendapatan Pada PT. Prodia Widyahusada Wilayah-1 Medan.

Kasmir, (2013). Analisis Laporan Keuangan, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.

Kuncoro, M. (2009). Metode Riset Untuk Bisnis dan Ekonomi Bagaimana Meneliti dan Menulis Tesis?, Edisi 3. Erlangga: Jakarta

Partomo, T. dan Soejodono, A. (2004). Ekonomi Skala Kecil/Menengah dan Koperasi. Jakarta: Ghalia

Peraturan Menteri Keuangan NOMOR : 10/PMK.05/2009 Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 135/Pmk.05/2008 Tentang Fasilitas Penjaminan Kredit Usaha Rakyat.

Riyanto B. 2008. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. BPFE. Yogyakarta

Saragih, I. P., & Nasution, S. H. (2015). Analisis Pengaruh Modal Sendiri dan Modal Pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) terhadap Pendapatan Pengusaha UMKM Kabupaten Toba Samosir: Studi Kasus PT Bank Sumut Cabang Balige. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 3(7).

Sujarweni, V. W., & Utami, L. R. (2015). Analisis Dampak Pembiayaan Dana Bergulir KUR (Kredit Usaha Rakyat) terhadap Kinerja UMKM (Studi Kasus di Daerah Istimewa YOGYAKARTA). Jurnal Bisnis dan Ekonomi, 22(1)

Tohar, M. (2000). Membuka Usaha Kecil. Prenhallindo. Jakarta

Umam, K. (2016). Perbankan Syariah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah.

Wahyuni, Eti, dkk, 2005. Lilitan Masalah Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) & Kontroversi Kebijakan. Medan: BITRA Indonesia

Wiratna V.S dan Utami, L. R., (2013). Analisis Dampak Pembiayaan Dana Bergulir Kur (Kredit Usaha Rakyat) Terhadap Kinerja Umkm. Jurnal Bisnis dan Ekonomi (JBE). Vol. 22 No. 1 Maret 2015




DOI: http://dx.doi.org/10.29040/jap.v19i1.158

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Akuntansi dan Pajak, ISSN 1412-629X l E-ISSN 2579-3055

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
web analytics