Penilaian Intensifikasi PBB P2 dalam Meningkatkan Penerimaan Daerah

Mega Tunjung Hapsari, Tjahjanulin Domai, Firda Hidayati

Abstract


The aims of this research to analyze the assessment of intensification on rural and urban land and building tax (PBB P2) in Tulungagung Regency in order to increase PBB P2 revenue through Davey Analysis based on four criteria of local tax assessment, namely: sufficiency and elasticity, justice, administrative ability, and influence of incentive. This research is classified as descriptive research through qualitative approach. Data analysis used interactive models by Miles, Huberman, and Saldana (2014). The research result based on empirical data, theoretical study, and normative study showed that intensification in the forms of technical guidance and SISMIOP data base maintenance are give negative implication on administrative ability assessment due to lack of quality and quantity of human resources. While, monitoring and delivery of SPPT can give positive implication on judgment of justice. Then, presence of socialization on regional regulation and reward giving and sanction imposition, are give positive implication on assessment of elasticity and influence of incentive.

Keywords


Tax Assessment; Intensification; PBB P2.

Full Text:

PDF

References


Badan Pendapatan Daerah. (2018). Kabupaten Tulungagung.

Badan Pusat Statistik. (2013). On Line. Diakses melalui: https://www.bps.go.id/.

Bell, Michael and David Brunori. (2014). Symposium On Developing A Property Tax Expenditure Budget. Journal Public Finance and Management 14 (2) 110-117.

Davey, Khenneth. (1988). Pembiayaan Peme-rintah Daerah: Praktek-praktek Interna¬sional dan Relevansinya Bagi Dunia Ketiga. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Dewi, Maya Safira dan Maulida, Mirza. (2012). Evaluasi Ekstensifikasi dan Intensifikasi Pajak Serta Kontribusinya Dalam Mening-katkan Penerimaan Pajak Penghasilan Orang Pribadi Pada KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Dua. Binus Bussiness Review 3 (1): 228-245.

Gaffney, Mason. (2009). The Hidden Taxable Capacity of Land: Enough and to Spare. International Journal of Social Economics 36 (4): 328-411.

Kelly, R. (2000). Designing a Property Tax Reform Strategy for Sub-Saharan Africa: An Analytical Framework Applied To Kenya. Journal of Public Budgeting & Finance 20 (4): 36–51.

Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, dan Johnny Saldana. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 3rd Edition. United States Of America: Sage Publications.

Nurhayati, Neni. (2015). Pengaruh Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pajak dan Retribusi Daerah terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Dengan Dimoderasi Pelaksa-naan Good Governance pada Kabupaten/ Kota di Wilayah III Cirebon. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan 1 (1): 49-63.

Nusa, A; dkk. (2017). Potensi Pajak dan Retribusi Daerah di Kabupaten Yahukimo. Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah 2 (3) 1-19.

Oktifauziah dan Idayati. (2014). Penilaian Intensifikasi dan Ekstensifikasi untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi 3 (1): 1-10.

Padang, dkk. (2016). Intensifikasi Pemungutan Pajak Hiburan sebagai Salah Satu Cara dalam Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah Kota Malang. Jurnal Perpajakan (JEJAK) 10 (1): 1-8.

Siahaan, dkk. (2013). Analisis Kegiatan Intensi-fikasi dan Hubungannya dengan Peningka-tan Penerimaan Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Pasar Rebo Jakarta. Jurnal Ilmiah Buletin Ekonomi 17 (2): 20-26.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak Nomor SE–06/PJ.9/2001 tentang Pelaksanaan Ekstensifikasi Wajib Pajak dan Intensifikasi Pajak.

Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Widodo, Puspita Andrea. (2010). Pajak Bumi dan Bangunan Untuk Para Praktisi. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Yuda, dkk. (2015). Analisis Pemberian Insentif Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Pedesaan dan Perkotaan Setelah Menjadi Pajak Daerah. Jurnal Perpajakan 4 (1): 1-10.

Yuniarti, dkk. (2016). Potensi Pajak Bumi Dan Bangunan Sektor Perdesaan Dan Perkotaan (Studi Kasus Di Kabupaten Malang Ditinjau Dari Perbedaan Harga Pasar Wajar Dengan Nilai Jual Objek Pajak Bumi Yang Berlaku). Jurnal Perpajakan (JEJAK) 8 (1): 1-10.




DOI: http://dx.doi.org/10.29040/jap.v19i1.197

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Akuntansi dan Pajak, ISSN 1412-629X l E-ISSN 2579-3055

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
web analytics