Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Wajib Pajak Untuk Menggunakan E-Filing

Saefudin Saefudin, Prabowo Yudo Jayanto

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemudahan wajib pajak untuk menggunakan E-Filing. Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi yang tercatat sebagai pegawai di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Semarang. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 42 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis partial least square dengan program SmartPLS Versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, dan kesiapan teknologi informasi berpengaruh terhadap kemudahan untuk menggunakan E-filing, sedangkan variabel keamanan dan kerahasiaan, kerumitan, serta faktor sosial tidak berpengaruh terhadap kemudahan untuk menggunakan E-filing. Simpulan dalam penelitian ini bahwa variabel persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, dan kesiapan teknologi informasi berpengaruh terhadap kemudahan untuk menggunakan E-filing, sedangkan variabel keamanan dan kerahasiaan, kerumitan, serta faktor sosial tidak berpengaruh terhadap kemudahan untuk menggunakan E-filing karena sistem e-filing dirasa masih sukar untuk digunakan dan masih kurangnya sosialisasi tentang menggunakan sistem e-filing.

Keywords


E-Filing; Faktor Sosial; Keamanan dan Kerahasiaan; Kesiapan Teknologi Informasi; Kerumitan; Persepsi Kegunaan; Persepsi Kemudahan

References


Azmi, A.C., dan Bee, N.L., (20100, “The Acceptance of the e-Filing System by Malaysian Taxpayers: A Simplified Model”, Electronic Journal of e- Government, Vol 8. Issue 1.

Davis, F.D. (1989). “ Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Acceptance of Information System Technology.” MIS Quarterly. Vol. 13, No. 3, h. 319-339

Desmayanti, E. (2012). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Fasilitas E-Filing Oleh Wajib Pajak Sebagai Sarana Penyampaian SPT Masa Secara Online dan Realtime (Kajian Empiris di Wilayah Kota Semarang). Jurnal Akuntansi, 1(1), 1-12.

Febriani, Y., & Kusmuriyanto, K. (2015). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak. Accounting Analysis Journal, 4(4), 1-13.

Ghozali, I. (2014). Structural equation modeling: Metode alternatif dengan partial least square (pls). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Goodhue, D. L., & Thompson, R. L. (1995). Task-technology fit and individual performance. MIS quarterly, Vol. 19, No.2,pp 213-236.

Jahangir, N., & Begum, N. (2008). The role of perceived usefulness, perceived ease of use, security and privacy, and customer attitude to engender customer adaptation in the context of electronic banking. African Journal of Business Management, 2(2), 32.

Jayanto, P. Y. (2011). Faktor-Faktor Ketidakpatuhan Wajib Pajak. Jurnal Dinamika Manajemen, 2(1), pp 48-61.

Lai, Ming Ling. (2008). Tecnology Readiness, Internet Self – Efficacy and Computing Experience of Profesional Accounting Students. Campus-Wide Information System, ISSN 1060- 0741, Vol. 25, Iss. 1, pp. 18-29.

Laihad, R. C. (2013). Pengaruh Perilaku Wajib Pajak Terhadap Menggunakan E-Filing Wajib Pajak di Kota Manado. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 1(3), 44-51.

Liang, S., & Lu, H. (2013). Adoption of e-government services: an empirical study of the online tax filing system in Taiwan. Online Information Review, 37(3), 424–442.

Lie, I., & Sadjiarto, R. A. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemudahan Perilaku Wajib Pajak Untuk Menggunakan e-Filing. Tax & Accounting Review, 3(2), 147.

Noviandini, N. C. (2012). Pengaruh Persepsi Kebermanfaatan, Persepsi Kemudahan Menggunakan, dan Kepuasan Wajib Pajak terhadap Menggunakan E-Filing bagi Wajib Pajak di Yogyakarta. Nominal, Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen, 1(1), 15-22.

Nurhayati, N., & Kusmuriyanto, K. (2017). Factors Affecting Taxpayers’ Satisfaction of E-Billing System Users. Accounting Analysis Journal, 6(2), 148–159.

Pikkarainen, T., Pikkarainen, K., Karjaluoto, H., & Pahnila, S. (2004). Consumer acceptance of online banking: an extension of the technology acceptance model. Internet research, 14(3), 224-235.

Poon, Wai Ching. (2008).”Users’ adoption of e-banking services: the Malaysian perspective.”Journal of Business & Industrial Marketing, Vol.23, No. 1,hal. 59-69.

Sugihanti, W. T. (2011). Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Kemudahan Perilaku Wajib Pajak Untuk Menggunakan E-Filling (Studi Empiris Pada Wajib Pajak Badan Kota Semarang). Skripsi. Universitas Diponegoro.

Suryarini, T., & Anwar, S. (2010). Dampak Kebijakan Sunset Policy Terhadap Kemauan Membayar Pajak pada KPP Semarang Barat. Jurnal Dinamika Akuntansi, 2(2), 135-146.

Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, Vol.27, No.3, September, pp. 425–478.

Wahyudin, A. (2015). Metode Penelitian Bisnis & Pendidikan. Semarang: Unnes Press.

Wardani, D. K., & Ambarwati, H. (2017). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Niat Wajib Pajak untuk Menggunakan E-Filing. Akmenika: Jurnal Akuntansi Dan Manajemen, 14(2), 979-989.

Wibisono, L. T., & Toly, A. A. (2015). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemudahan Wajib Pajak Dalam Menggunakan E-Filing Di Surabaya. Tax & Accounting Review, 4(1), 246.

Zaidi, S. K. R., Henderson, C. D., & Gupta, G. (2017). The moderating effect of culture on e-filing taxes: evidence from India. Journal of Accounting in Emerging Economies, 7(1), 134–152.

http://www.pajak.go.id (diakses tanggal 5 Maret 2018)




DOI: http://dx.doi.org/10.29040/jap.v19i2.305

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Akuntansi dan Pajak, ISSN 1412-629X l E-ISSN 2579-3055

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
web analytics