PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG MOTIVASI BELAJAR MELALUI METODE ROLE PLAY PADA SISWA KELAS VII E SEMESTER 1 SMP NEGERI 7 SUKOHARJO TAHUN 2017/2018

Tuhri Tuhri

Abstract


Abstrak Bahasa Indonesia :

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bimbingan konseling materi peningkatan pemahaman tentang motivasi belajar melalui metode role play pada siswa kelas VII E SMP Negeri 7 Sukoharjo Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus setiap siklus terdiri dua kali pertemuan, dengan empat tahap penelitian: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII E SMP Negeri 7 Sukoharjo semester I tahun ajaran 2017/2018. Dengan jumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar bimbingan konseling materi peningkatan pemahaman tentang motivasi belajar. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I siswa yang berhasil mendapat nilai KKM, yang awalnya 18 siswa (60%) meningkat menjadi 22 siswa atau 73,33% atau terdapat peningkatan sebesar 13,33% dibandingkan kondisi awal. Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 27 siswa yang mendapat nilai di atas KKM atau 90% atau terdapat peningkatan sebesar 16,67% dari sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode role play dapat meningkatkan hasil belajar bimbingan konseling materi peningkatan pemahaman tentang motivasi belajar pada siswa kelas VII E SMP Negeri 7 Sukoharjo Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018.

Kata kunci: hasil belajar, motivasi belajar, role play

 

 

Abstrak Bahasa Ingris :

This study aims to improve the learning outcomes of counseling materials on improving the understanding of learning motivation through role play method in the students of class VII E Junior High School 7 Sukoharjo Semester I Lesson Year 2017/2018. The research method using Classroom Action Research which is carried out in two cycles each cycle consists of two meetings, with four stages of research: planning, implementation, observation and reflection. The subject of this research is the students of class VII E Junior High School 7 Sukoharjo first semester of academic year 2017/2018. With a total of 30 students. Data collection techniques used are observation, interviews, tests, and documentation. Data analysis used in this research is descriptive qualitative analysis. The results of this study is to improve the learning outcomes of counseling learning materials to improve understanding of learning motivation. This is evidenced by the increase in student learning outcomes in the first cycle of students who successfully got the value of KKM, which initially 18 students (60%) increased to 22 students or 73.33% or an increase of 13.33% compared to the initial conditions. While in the second cycle increased to 27 students who scored above the KKM or 90% or an increase of 16.67% from the previous. Based on the results of this study can be concluded that with the application of role play method can improve the learning outcomes of counseling learning materials increase understanding of learning motivation in students of class VII E Junior High School 7 Sukoharjo Semester I Lesson 2017/2018.

 


Keywords: learning outcomes, learning motivation, role play

 


Full Text:

PDF

References


Abu Ahmadi. (1991). Psikologi Belajar. Jakarta. PT Rineka Cipta

Ahmadi, Abu. 1998. Psikologo Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta

A.M. Sardiman (2005). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.

Basri, Syamsu. 2000. Teaching speaking. Makalah disampaikan pada Penataran Instruktur Guru Bahasa Inggris SLTP Swasta tanggal 8 – 19 Pebruari 2000 di Jakarta

Bimo Walgito. (2004). Pengantar psikologi Umum. Jakarta: Penerbit Andi

Departemen Pendidikan Nasional. 2002. Belajar Efektif Dimulai Dari Lingkungan Yang Berpusat Pada Diri Murid.

Dimyati dan Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Ismail, 1998, “ Kapita Selekta Pendidikan Matematika “, ( Jakarta : Universitas Terbuka)

Jill Hadfield (1986). Classroom Dynamic. Oxford University Press.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (2001). Pengertian Motivasi.

Moh. Surya. 1981. Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Bandung. PPB - IKIP Bandung.

M. Sobry Sutikno. 2010. Strategi Belajar Mengajar Melalui Penanaman Konsep Umum & Konsep Islami. Refika Aditama: Bandung.

Nasution. 1995. Metode Research. Jakarta: PT. Bumi Aksara

Ngalim Purwanto. 1986. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Oemar Hamalik,. (2003). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Prayitno. 2004. Layanan Bimbingan Kelompok Dan Konseling Kelompok. Padang: Universitas Negeri Padang.

Prayitno dan Amti, Erman. 2004. Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Santoso. 2010. Teori-Teori Psikologi Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Slameto. 2000. Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta,Jakarta

Sumarni, Siti. (2005). Pengertian Motivasi Belajar. http:// belajarpsikologi.com/ pengertian-motivasi-belajar/. 7 Desember 2017@ 20.03 WIB.

Tho’in, M. (2017). Pembiayaan Pendidikan Melalui Sektor Zakat. Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah, 9(2).

Thomas L. Good dan Jere B. Braphy .1986. diakses melalui url: http://belajarpsikologi.com/pengertian-motivasibelajar/ 31 Desember 2017

Winkel, W. S. 2004. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY :