THE ROLE OF ACCOUNTING CONSERVATISM AS A MODERATE OF DEBT RATIO EFFECT ON FINANCIAL DISTRESS

Yuni Sukandani, Siti Istikhoroh, Ulfa Puspa Wanti Widodo, Nurba'itty Ning Syahdu

Abstract

The purpose of this study is to determine the role of accounting conservatism as a moderating between debt ratio and financial distress. Measurement of debt ratio variables using the debt to asset ratio, financial distress using Z-Score analysis, and accounting conservatism using the accrual model. Financial statements of 8 plastic and packaging companies listed on the Stock Exchange are used as population and samples with a purposive sampling technique. Data analysis using Moderated Regression Analysis (MRA) with hypothesis testing t test. The first test results obtained a significant level of 0,000 is smaller than 0,05 (0,000 < 0,05) meaning that the debt ratio affects financial distress. While the second test obtained a significant level of 0,108 is greater than 0,05 (0,108 > 0,05) which means that accounting conservatism is not able to moderate the ratio of debt and financial distress. Iis expected to be useful as a reference source, especially related to the application of accounting conservatism, so that it can be used as a material consideration for companies in applying for loans and anticipating financial distress.

Full Text:

PDF

References

Ayu, A.S , et al (2017). Pengaruh Likuditas, Leverage, Profitabilitas, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Financial Distress (Studi pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Dasar dan Kimia yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2015). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 43(1), 138–147. Universitas Brawijaya.

Harmudji, R. A. (2018). Rasio Keuangan Untuk Memprediksi Financial Distress Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Tekstil dan Garmen Yang Terdaftar di BEI. Artikel Ilmiah STIE Perbanas Surabaya.

Kementerian Perindutrian Republik Indonesia. (2017). “Kemenperin : Industri Kemasan Plastik Jadi Rantai Pasok Penting Sektor Lain”. (online), https://www.kemenperin.go.id/, diakses tanggal 22 Januari 2020, pukul 12.00 WIB.

Moleong, L. C. (2017). Pengaruh Real Interest Rate dan Leverage Terhadap Financial Distress. MODUS, 30(1), 71–86. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Nurmalina, R., et al. (2018). Determinan Earnings Response Coefficient dan Peran Konservatisme Akuntansi sebagai Pemoderasi pada Perusahaan Property dan Real Estate . Jurnal Riset Akuntansi & Perpajakan (JRAP), 5(02), 245-258.

Saputra, R. E. (2016). Pengaruh Struktur Kepemilikan Manajerial, Kontrak Utang, Tingkat Kesulitan Keuangan Perusahaan, Peluang Pertumbuhan, Risiko Litigasi, dan Leverage Terhadap Konservatisme Akuntansi (Survey Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI). JOM Fekon, 3(1), 2207–2221. Universitas Pekanbaru.

Savitri, E. (2016). Konservatisme Akuntansi (Cara Pengukuran, Tinjauan Empiris, dan Faktor-faktor Yang Menpengaruhinya). Yogyakarta : Pustaka Sahila.

Scott, W. R. (2015). Financial Accounting Theory (7th Edition). Canada : Pearson Education.

Soewardjono. (2014). Teori Akuntansi Perekayasaan Laporan Keuangan (Edisi Ketiga). Jakarta : BPFE.

Suartini dan Sulistiyo. (2017). Analisis Laporan Keuangan Bagi Mahasiswa dan Praktikan. Jakarta : Mitra Wacana Media.

Sudana, I. M. (2015). Teori dan Praktek Manajemen Keuangan Perusahaan (Edisi 2). Jakarta : Erlangga.

Suhartono, S. (2015). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Struktur Modal, dan Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan Tehadap Koefisien Respon Laba Yang Dimoderasi Konservatisme Akuntansi. Jurnal Akuntansi Keuangan, 22(2), 189–217.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.