Peningkatan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa Melalui Pelatihan Penggunaan PhET Simulation pada Pembelajaran Fisika Berbasis STEM
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i1.19717Abstract
Urgensi pengabdian pada masyarakat (P2M) ini, berdasarkan hasil survei awal di SMP Negeri 1 Cipanas, rumusan masalahnya yaitu: 1) siswa kurang menguasai teknologi informasi dan kurang terampil menggunakan PhET Simulation; 2) siswa merasa bosan ketika belajar di kelas; 3) pembelajaran di kelas kurang aktif; 4) penggunaan media dan video pembelajaran terbatas; 5) kemampuan literasi dan numerasi siswa masih rendah sesuai dengan hasil TKA. Oleh karena itu, solusi permasalahan yang ditawarkan adalah peningkatan penguasaan teknologi informasi, literasi, dan numerasi yang memberikan alternatif bagi pendidik dan peserta didik dalam memanfaatkan berbagai media pembelajaran secara luring maupun daring melalui Physics Education and Technology (PhET). Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi sekaligus memberikan pemahaman serta keterampilan kepada siswa dalam memanfaatkan PhET Simulation sebagai media pembelajaran fisika berbasis STEM. Kegiatan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan pelatihan interaktif, yang meliputi pre-test, penyampaian materi, penggunaan simulasi PhET, serta post-test. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi siswa dari rata-rata 67 menjadi 72, dan numerasi dari 59 menjadi 64. Sehingga kegiatan pelatihan menggunakan PhET Simulation ini dapat meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa serta mendukung SDGs no. 4 (quality education).