Pendampingan Branding dan Digitalisasi Pemasaran untuk Meningkatkan Pendapatan UMKM Kerupuk Bawang Pelangi Desa Turusgede
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i2.19894Abstract
Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Meskipun demikian, banyak pelaku UMKM masih mengalami kendala dalam membangun identitas merek dan menjalankan strategi pemasaran sehingga memengaruhi kemampuan produk untuk bersaing di pasar. Pelatihan KKU ini difokuskan pada upaya peningkatan daya saing UMKM Kerupuk Bawang Pelangi melalui pembaruan desain kemasan serta penerapan pemasaran berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan dengan metode partisipatif dalam program Kuliah Kerja Usaha (KKU) yang terdiri atas proses observasi, penyusunan identitas visual, pelaksanaan pendampingan, dan tahap evaluasi. Bentuk kegiatan yang dilakukan meliputi perancangan logo dan label produk yang lebih komunikatif, pengambilan dokumentasi visual produk, pemasangan banner sebagai sarana promosi langsung, serta pemanfaatan Google Maps untuk mendukung pemasaran berbasis lokasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pada citra profesional usaha serta mempermudah konsumen dalam menemukan lokasi mitra secara digital. Di samping itu, kegiatan pendampingan turut meningkatkan kemampuan literasi digital pelaku UMKM dalam mengelola media sosial sebagai media promosi online. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa perpaduan antara branding visual dan pemanfaatan teknologi informasi dapat memperkuat daya saing UMKM pada pasar yang lebih luas. Program ini juga memberikan manfaat positif terhadap keberlanjutan usaha mitra dan membuka kesempatan pengembangan bisnis digital dalam jangka panjang.