PENGEMBANGAN BUMKAM MELALUI PENGELOLAAN POTENSI PARAWISATA DAN KEWIRAUSAUSAHAAN LOKAL DI KAMPUNG TAHIMA SOROMA
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i2.20735Abstract
Kampung Tahima Soroma (Kayo Pulo) di Kota Jayapura memiliki potensi alam dan budaya yang unik, namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pariwisata berkelanjutan di wilayah tersebut dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat adat dan aparat kampung sebagai aktor utama. Potensi besar yang dimiliki kampung ini yaitu di bidang pariwisata berbasis kearifan lokal dan kewirausahaan masyarakat. Namun, pengelolaan potensi tersebut belum optimal karena keterbatasan kapasitas kelembagaan BUMKAM, rendahnya keterampilan digital marketing, serta minimnya integrasi produk lokal ke dalam rantai pariwisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan BUMKAM melalui pelatihan pengelolaan potensi pariwisata dan penguatan kewirausahaan lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui pelatihan, pendampingan, diskusi kelompok,dan simulasi bisnis pariwisata. Materi pelatihan meliputi identifikasi potensi wisata kampung, penguatan Rekomendasi BUMKAM, mindset kewirausahaan, pembuatan Qris bagi pelaku UMKM, dan strategi pemasaran digital melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengurus BUMKAM dan pelaku usaha lokal mengenai kegunaan Qris untuk trandsaksi jual/beli, pengembangan produk UMKM, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana promosi.Dengan demikian, program ini efektif dalam mendorong kemandirian ekonomi kampung Kayo Pulo melalui peran aktif BUMKAM sebagai pengelola potensi pariwisata dan kewirausahaan lokal. Hasil penelitian diharapkan mengidentifikasi potensi ekonomi pariwisata dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kampung Kayo Pulo melalui memberikan rekomendasi terkait SOP kepada Bumkam , pembuatan Qris untuk pelaku UMKM dan pengembangan usaha mikro. Di sisi lain, studi ini juga mengkaji tantangan seperti, minimnya infrastruktur, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemangku kepentingan terkait dalam pariwisata berkelanjutan. Selain itu hasil dari penelitian ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan di Kampung Tahima Soroma.
Kata Kunci : BUMKAM,Parawisata Berkelanjutan ,Kewirausahaan Lokal ,Digitalisasi UMK M,Kampung Tahima Soroma