PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU SEBAGAI AGENT OF CHANGE MELALUI PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF DAN KONSELING KESEHATAN
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i2.20843Abstract
Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan indikator utama keberhasilan pembangunan kesehatan nasional. Keberhasilan pelayanan KIA di Posyandu sangat bergantung pada kapasitas kader sebagai agent of change, namun keterbatasan akses informasi serta keterampilan kader yang fluktuatif menjadi hambatan utama dalam penyampaian edukasi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu melalui pelatihan komunikasi efektif dan konseling kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2026 di Balai Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, dengan melibatkan 20 orang kader Posyandu. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif menggunakan media PowerPoint, pembagian e-leaflet, diskusi kelompok, serta simulasi (role-play) konseling. Evaluasi program dilakukan menggunakan uji pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji-T berpasangan (paired t-test). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata (mean) skor pengetahuan kader dari 14,08 sebelum edukasi menjadi 18,54 setelah edukasi, dengan selisih peningkatan sebesar 4,46. Hasil analisis statistik menghasilkan nilai $p = 0,000$ ($p < 0,05$), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari kegiatan edukasi terhadap peningkatan pengetahuan kader. Kesimpulannya, pelatihan komunikasi efektif dan konseling kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kader Posyandu. Peningkatan kompetensi ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan promotif-preventif KIA, mendorong partisipasi aktif masyarakat, serta mendukung percepatan penurunan angka kematian ibu, angka kematian bayi, dan prevalensi stunting.
Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Ibu dan Anak, Kader Posyandu, Komunikasi Efektif, Konseling.