Pelatihan Mozaik dan Edukasi Sampah Plastik bagi Siswa SD 3 Botoputih
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i3.20854Abstract
Sampah plastik menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang terus meningkat, sementara pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai pengelolaan sampah masih rendah, termasuk di SD Negeri 3 Botoputih, Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa kelas I sampai VI dalam mengelola sampah plastik melalui edukasi prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) yang dipadukan dengan pelatihan pembuatan mozaik dari limbah poolastik. Metode yang digunakan adalah pendekatan adukatif-partisipatif mellaui empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi, dengan melibatkan 41 siswa. Pengukuran dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 9,32 menjadi 14,07, serta hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan 40 dari 41 siswa (97,6%) mengalami peningkatan skor pengetahuan dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan kreativitas dan kepedulian siswa terhadap lingkuan melalui praktik langsung. Hasil ini menegaskan bahwa pendekatan edukasi berbasis pengalaman (learning by doing) efektif meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang pengelolaan sampah plastik secara kreatif dan berkelanjutan.