Model Perubahan Sosio-Teknikal untuk Transformasi Digital: Integrasi Kapabilitas Dinamis, Komunikasi Legitimasi, dan Maqasid Syariah dalam Organisasi Keuangan Syariah

Penulis

  • Kusworo Perbanas Institute, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29040/jiei.v11i06.18627

Kata Kunci:

socio-technical change, digital transformation x dynamic capabilities x, human-centered governance, maqasid sharia Islamic financial institutions

Abstrak

Abstrak
Transformasi digital pada lembaga keuangan syariah menuntut pendekatan perubahan yang tidak hanya berorientasi teknologi, tetapi juga selaras dengan prinsip tata kelola Islam dan nilai maqasid syariah. Penelitian ini melakukan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA untuk mengidentifikasi struktur konseptual perubahan sosio-teknikal yang relevan bagi organisasi syariah. Pencarian literatur dilakukan melalui Scopus, Web of Science, dan ScienceDirect, dengan proses seleksi empat tahap dan Quality Assessment berbasis kriteria metodologis terstandar.

Hasil kajian terhadap 10 artikel inti menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi digital dipengaruhi oleh rangkaian mekanisme yang saling terkait: kapabilitas dinamis sebagai strategic drivers, legitimasi komunikasi sebagai pembentuk kejelasan dan amanah, manajemen resistensi yang mempertimbangkan faktor psikologis dan budaya organisasi, serta pembentukan resiliensi kolektif melalui mekanisme adaptif. Dalam konteks syariah, model perubahan ini memperkuat tujuan hifz al-mal (perlindungan aset dan data), hifz al-nafs (keamanan dan kenyamanan pengguna), dan hifz al-‘irdh (perlindungan martabat dan privasi).

Studi ini menghasilkan model konseptual yang menegaskan bahwa transformasi digital pada organisasi syariah harus memadukan dinamika teknologi, kesiapan manusia, dan nilai-nilai maqasid sebagai fondasi tata kelola yang berkelanjutan. Model ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi penguatan ekosistem ekonomi Islam di era digital.

Kata Kunci: transformasi digital; kapabilitas dinamis; perubahan sosio-teknikal; maqasid syariah; legitimasi komunikasi; resiliensi organisasi.

Referensi

DAFTAR PUSTAKA

Asutay, M. (2012). Conceptualising and locating the social failure of Islamic finance: Aspirations of Islamic moral economy vs. the realities of Islamic finance. Journal of Asian and African Studies, 47(6), 553–570. https://doi.org/10.1177/0021909612455961

Dusuki, A. W., & Abdullah, N. I. (2007). Maqasid al-Shari’ah, maslahah, and corporate social responsibility. The American Journal of Islamic Social Sciences, 24(1), 25–45.

Feliciano-Cestero, M., Chan, J., & Guo, S. (2023). Psychological barriers and enablers of digital transformation: A systematic review. Journal of Organizational Change Management, 36(4), 789–812. https://doi.org/10.1108/JOCM-09-2022-0262

Grego, A., Mandolfo, M., & Chierici, R. (2024). Absorptive and adaptive resilience: A dual-path framework for digital-era organizations. Management Decision, 62(1), 113–132. https://doi.org/10.1108/MD-01-2023-0104

Khaw, C. L., Teoh, Z., & Lim, W. M. (2022). Individual responses to organizational change: A review of cognitive, affective, and behavioral dimensions. European Management Review, 19(3), 345–362. https://doi.org/10.1111/emre.12505

Matt, C., Hess, T., & Benlian, A. (2015). Digital transformation strategies. Business & Information Systems Engineering, 57(5), 339–343. https://doi.org/10.1007/s12599-015-0401-5

Miles, D., Brunson, M., & Turrentine, J. (2023). Rethinking Kotter’s model in the digital era: Flexibility and contextual adaptation. Journal of Change Management, 23(2), 145–162. https://doi.org/10.1080/14697017.2023.2182734

Scheuer, S., & Thaler, T. (2024). The persuasive effect of two-sided messages in organizational change: An experimental study. Journal of Applied Psychology, 109(2), 254–270. https://doi.org/10.1037/apl0001103

Shahzad, A., Imran, M., & Butt, A. (2025). From hierarchy to platformization: Structural shifts in digital organizations. Information & Management, 62(3), 103760. https://doi.org/10.1016/j.im.2024.103760

Valtonen, M., Holopainen, R., & Hyötyläinen, M. (2024). Work design, employee well-being, and resistance to digital transformation. Human Resource Management Journal, 34(1), 98–121. https://doi.org/10.1111/1748-8583.12410

Vial, G. (2019). Understanding digital transformation: A review and research agenda. The Journal of Strategic Information Systems, 28(2), 118–144. https://doi.org/10.1016/j.jsis.2019.01.003

Warner, K. S. R., & Wäger, M. (2019). Building dynamic capabilities for digital transformation: An ongoing process of strategic renewal. Long Range Planning, 52(3), 326–349. https://doi.org/10.1016/j.lrp.2018.04.001

Diterbitkan

2025-12-05

Cara Mengutip

Kusworo. (2025). Model Perubahan Sosio-Teknikal untuk Transformasi Digital: Integrasi Kapabilitas Dinamis, Komunikasi Legitimasi, dan Maqasid Syariah dalam Organisasi Keuangan Syariah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 11(06). https://doi.org/10.29040/jiei.v11i06.18627

Citation Check

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.