Profiling Selebriti Fraud: Analisis Profil Koruptor di Indonesia

Septarina Prita DS, Siti Maria Wardayat, Endah Liyati, Ananda Firly MS

Abstract


This study aims to analyze the profile (profiling) of corruptors in Indonesia. This research was conducted because it saw the problem of corruption in Indonesia as endless. Many government officials from the central government to local governments have been caught by the Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) in carrying out various types of corruption. Losses experienced by the country reached trillions of rupiah. Therefore, efforts to fight, eradicate and prevent corruption in Indonesia can be done through profiling analysis. This research is a qualitative research with descriptive method. The object of this research is the entire biodata of corruption convicts on the official website of the KPK (https://acch.kpk.go.id/id/jejak-kasus) during 2005 to 2016. The results of the study show that corruptors in Indonesia are 89% Male and state losses reached Rp1,159,101,252,520,-; 43.6% have S1 education and cause state losses of up to Rp180,936,238,257,-; 49% occupy the position of top/executive and cause state losses amounting to Rp 859,333,150,609,-; 72% are in government agencies; and organizations that are often victims of corruption 81.2% are government agencies.

Keywords


Profiling, Corruptor, Fraud Actor, Fraudster, Forensic Accounting

Full Text:

PDF

References


Afrizal. (2014). Metode Penelitian Kualitatif: Sebuah Upaya Mendukung Penggunaan Penelitian Kulitatif Dalam Berbagai Disiplin Ilmu. Jakarta: Rajawali Pers.

American Institute of Certified Public Accountants (AICPA). (2016). Management Override of Internal Control: The Achilles’ Heel of Fraud Prevention. New York: AICPA

AICPA, SAS No.99. (2002). Consideration of Fraud in a Financial Statement Audit. New York: AICPA

Aprilia. (2017). Analisis Pengaruh Fraud Pentagon Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Menggunakan Beneish Model Pada Perusahaan yang Menerapkan Assean Corporate Governance Scorecard. Jurnal Akuntansi Riset. Program Studi Akuntansi. Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia. 9(1): 101-132.

Association of Certified Fraud Examiners (ACFE). (2018). Report to The Nations 2018: Global Study on Occupational Fraud and Abuse. https://www.acfe.com/report-to-the-nations/2018/ (Diakses pada 13 Februari 2019 Pukul 11.11)

Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) Indonesia Chapter #111. (2016). Survai Fraud Indonesia. Jakarta: ACFE Indonesia Chapter

Bachri, Bachtiar S. (2010). Meyakinkan Validitas Data Melalui Triangulasi Pada Penelitian Kualitatif. Jurnal Teknologi Pendidikan. 10(1): 46-62.

Baswir, Revrisond. (2002). Dinamika Korupsi di Indonesia: Dalam Perspektif Struktural. Jurnal Universitas Paramadina. 2(1): 25-34.

Bungin, Burhan. (2012). Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Bungin, Burhan. (2013). Metodologi Penelitian Sosial dan Ekonomi: Format-format Kuantitatif dan Kualitatif untuk Studi Sosiologi, Kebijakan Publik, Komunikasi, Manajemen, dan Pemasaran. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Choiriyati, Wahyuni dan Wiendijarti, Ida. (2011). Popularitas Selebriti sebagai Komoditas Politik. Jurnal Ilmu Komunikasi. 9(2): 128-142.

Hadi, Kisno. (2010). Korupsi Birokrasi Pelayanan Publik di Era Otonomi Daerah. Jurnal Penelitian Politik LIPI. 7(1): 51-70.

Herviana, Ema. (2017). Fraudulen Financial Reporting: Pengujian Teori Fraud Pentagon pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2012-2016. Skripsi. Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah.

Indriantoro, Nur dan Supomo, Bambang. (2014). Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi & Manajemen. Yogyakarta: BPFE.

Jasmi, Kamarul Azmi. (2012). Metodologi Pengumpulan Data dalam Penyelidikan Kualitatif. Kursus Penyelidikan Kualitatif Siri 1.

Juneman. (2009). Mempertanyakan Pemrofilan Kriminal sebagai Sebuah Ilmu Psikologis. Psikobuana. 1(1):13-28.

Kennedy, Posma Sariguna Johnson dan Siregar, Santi Lina. (2017). Para Pelaku Fraud di Indonesia Menurut Survei Fraud Indonesia. Buletin Ekonomi FE UKI. 21(2): 50-58.

Komisi Pemberantasan Korupsi. https://acch.kpk.go.id/id/jejak-kasus (Diakses pada tanggal 19 Desember 2018 Pukul 21.28)

KPMG. (2016). Global Profiles of The Fraudster: Technology Enables and Weak Controls Fuel The Fraud. https://assets.kpmg/content/dam/kpmg/pdf/2016/05/p rofiles-of-the-fraudster.pdf (Diakses pada 20 Februari2019 pada Pukul 15.29)

Kurniawan, Ardeno. (2014). Fraud di Sektor Publik dan Integritas Nasional. Yogyakarta: BPFE- Yogkayakarta.

Kurniawan, Teguh. (2009). Peranan Akuntabilitas Publik dan Partisipasi Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi di Pemerintahan. Bisnis dan Birokrasi, Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi. 16(2): 116-121.

Maryanto. (2012). Pemberantasan Korupsi Sebagai Upaya Penegakan Hukum. Jurnal Ilmiah CIVIS. 2(2).

Moleong, Lexy J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Okoye, Emma I. dan Akamobi, Ndidika L. (2009). The Role of Forensic Accounting in Fraud Investigation and Litigation Support. The Nigerian Academic Forum. 17(1): 39-44.

Padgett, Simon. (2015). Profiling the Fraudster: Removing The Mask to Prevent and Detect Fraud. United States of America: John Wiley & Sons.

Priantara, Diaz. (2013). Fraud Auditing & Investigation. Jakarta: Penerbit Mitra Wacana Media.

Santoso, Dyon dan Yanti, Harti Budi. (2015). Pengaruh Perilaku Tidak Jujur dan Kompetensi Moral Terhadap Kecurangan Akademik (Academic Fraud) Mahasiswa Akuntansi. Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi. 15(1).

Sayyid, Annisa. (2014). Pemeriksaan fraud dalam akuntansi forensik dan audit investigatif. Al-Banjari. 13(2):137- 162.

Sofianti, Septarina Prita Dania. (2018). Akuntansi Forensik. Jember: UPT Percetakan dan Penerbitan Universitas Jember.

Suradi. (2006). Korupsi dalam Sektor Pemerintah dan Swasta. Yogyakarta: Penerbit Gaya Media.

Tuanakotta, Theodorus M. (2017). Akuntansi Forensik dan Audit Investigatif. Edisi 2. Jakarta: Salemba Empat.

Turner, Graeme. (2013). Understanding Celebrity. Second Edition. London: Sage.

Transparancy International. Corruption Perception Index. 2017. https://www.transparency.org/news/feature/corruption _perceptions_index_2017 (Diakses pada tanggal 18 Desember 2018)

Ulfah, Maria dkk. (2017). Pengaruh Fraud Pentagon dalam Mendeteksi Fraudulent Financial Reporting (Studi Empiris Pada Perbankan di Indonesia yang Terdaftar di BEI). Forum Ilmiah Pendidikan Akuntansi. 5(1):399-418.

Umar, Haryono. (2016). Corruption The Devil. Jakarta: Penerbit Universitas Trisakti.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Universitas Jember. (2016). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Jember: Badan Penerbit Universitas Jember.

Winerman, Lea. 2004. Criminal Profiling: The Reality Behind The Myth. Monitor on Psychology. 35(7):66-71.

Wiratmaja, I Dewa Nyoman. (2010). Akuntansi Forensik Dalam Upaya Pemerantasan Tindak Pidana Korupsi. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis.

Yusuf, A. Muri. (2017). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, & Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Zimbelman, M. F., Conan C. Albrecht, W. Steve Albrecht, dan Chad O. Albrecht. (2014). Akuntansi Forensik. Jakarta: Salemba Empat.




DOI: http://dx.doi.org/10.29040/jap.v20i2.874

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Akuntansi dan Pajak, ISSN 1412-629X l E-ISSN 2579-3055

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
web analytics