PELATIHAN RISET PENELITI BELIA TENTANG SEJARAH DAN BUDAYA DI MALUKU PADA GURU DAN SISWA SMP KRISTEN LEIHITU BARAT KABUPATEN MALUKU TENGAH

Bety D.S Hetharion, Jenny Koce Matitaputty, Jacomina S. Kailuhu, Mevi Bozed Tanikwele

Abstract

Probematika pendidikan di Maluku begitu kompleks baik dari segi pembelajaran hingga keterbatasan akses sarana prasarana karena Maluku adalah salah satu Provinsi kepulauan yang tersebar sehingga salah satu Yayasan pendidikan yakni Pendidikan Kristen Dr. J.B Sitanala yang memiliki jumlah sebaran sekolah yayasan terbanyak di Provinsi Maluku dengan data 457 sekolah dari Maluku hingga Maluku Utara merasakan perlunya peningkatan mutu pendidikan dengan cara menumbuhkan minat peneliti belia dengan mengusung kurikulum berbasis Riset. Untuk menunjang kegiatan peneliti belia tersebut perlu dilakukan pendampingan kepada guru maupun siswa dalam memahami tentang metodologi penelitian baik itu penelitian sejarah maupun budaya. Dengan memahami Metodologi penelitian tentu akan membantu guru dan siswa memahami tahap demi tahap dalam melakukan riset dalam bidang sejarah dan budaya. Metode pelatihan terdiri dari 3 langkah yaitu persiapan (surat menyurat dan koordinasi serta analisis kebutuhan), impelementasi (sosialisasi dan pelatihan/prkatik dan pendampingan) dan evaluasi (testimony dan post test). Peserta pelatihan terdiri dari 8 guru dan 45 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa peserta pelatihan sangat antusias dan pihak sekolah langsung membentuk 5 kelompok riset belia yang selanjutnya akan mendapat pendampingan oleh Tim pengabdian. Hal ini juga Nampak dari testimoni kepala sekolahdan guru IPS yang menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru dan siswa sehingga tahu langkah-langkah dalam melakukan penelitian. Selain itu adanya indeks kepuasan peserta dengan topik pelatihan metodologi penelitian sejarah dan budaya (90 %) menyatakan sangat menarik, indeks kesesuaian materi dengan kebutuhan guru pada sekolah Yayasan Kristen J.B Sitanala dalam menghasilkan Periset Belia (100%) menyatakan Sangat sesuai, indeks tentang sikap selama proses pendampingan yang diberikan dalam pelatihan, peserta (100 %) menyatakan Sangat Puas. Kebermanfaaran materi dalam mempersiapkan periset belia (100%). Terakhir siap menindaklanjuti pelatihan ini untuk menghasilkan riset belia (100%) peserta menyatakan sangat setuju.

Full Text:

PDF

References

Firmadani, F. (2017). Pembelajaran Berbasis Riset sebagai Inovasi Pembelajaran. Prosiding Pendidikan Profesi Guru, 4(14), 262–268. http://pasca.um.ac.id/conferences/index.php/sntepnpdas/article/view/874

Janah, E. F. (2022). Konsep dan Implementasi TPACK pada Pembelajaran di Sekolah Dasar. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 10(2), 348. https://doi.org/10.20961/jkc.v10i2.65655

Khasali, R. (2013). Guru Kurikulum dan Guru Inspiratif. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/sohudi/552ca8bf6ea834c8338b45d4/guru-kurikulum-dan-guru-inspiratif

Matitaputty, Jenny Koce, S. J. (2023). the Effectiveness of the 5E Learning Cycle Model As an Effort To Optimize Students’ Activities and Learning Outcomes. Educenter : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(2), 740–747. https://doi.org/10.30598/edusciencesvol4iss1pp11-21

Slameto, S. (2015). Pembelajaran Berbasis Riset Mewujudkan Pembelajaran Yang Inspiratif. Satya Widya, 31(2), 102. https://doi.org/10.24246/j.sw.2015.v31.i2.p102-112

Syahputra, E. (2022). Inovasi Pembelajaran Abad 21 dan Penerapannya di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional SINASTEKMAPAN, 6(2), 2099–2104. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2082

Wafiqni, N., & Putri, F. M. (2021). Efektivitas Penggunaan Aplikasi Wordwall dalam Pembelajaran Daring (Online) Matematika pada Materi Bilangan Cacah Kelas 1 di MIN 2 Kota Tangerang Selatan. Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar, 1(1), 68–83. https://doi.org/10.15408/elementar.v1i1.20375

Wardoyo, S. . (2013). Pembelajaran berbasis riset. Jakarta : @kademia, 2013. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=885086

Refbacks

  • There are currently no refbacks.