DIGITAL COMMUNITY SERVICE DEVELOPMENT AND SOCIAL ENTREPRENEURSHIP PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO)

Patria Laksamana, Saripudin saripudin, Suharyanto Suharyanto

Abstract

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadapi tantangan besar akibat pandemi COVID-19 yang terus berubah. Dalam upaya untuk bertahan dan tumbuh di tengah ketidakpastian ini, perusahaan ini telah mengadopsi pendekatan adaptasi yang proaktif. Rencana bisnis tahun 2020 - 2024 PT KAI mencakup beberapa elemen kunci, termasuk identifikasi pasar baru dan peluang bisnis potensial, pengembangan strategi pemulihan yang kuat, serta investasi dalam kampanye promosi guna meningkatkan minat penumpang.Salah satu aspek utama dari rencana ini adalah penelaahan ulang pasar dan penyesuaian kebutuhan pelanggan. PT KAI telah memprioritaskan identifikasi pasar baru yang muncul sebagai dampak dari perubahan tren perjalanan akibat pandemi. Ini mencakup peningkatan layanan kereta api jarak jauh yang dapat menjadi alternatif bagi penumpang yang enggan terbang atau menggunakan moda transportasi lain. Selain itu, perusahaan telah merancang strategi pemulihan yang berfokus pada peningkatan kualitas layanan, keamanan, dan kebersihan untuk meningkatkan kepercayaan penumpang. Investasi dalam teknologi dan inovasi juga menjadi bagian integral dari upaya pemulihan, termasuk pengembangan aplikasi mobile yang mempermudah pemesanan tiket dan memantau jadwal kereta. Terakhir, PT KAI berkomitmen untuk memperkuat promosi dan pemasaran produknya, dengan fokus pada kampanye yang menarik perhatian pelanggan potensial. Ini mencakup promosi paket perjalanan dan penawaran khusus untuk menarik penumpang kembali ke kereta api. Rencana PT KAI untuk tahun 2020 - 2024 mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadapi tantangan pandemi dengan beradaptasi, berinovasi, dan memberikan layanan berkualitas tinggi kepada pelanggan.
Keyword : Layanan prima, Covid-19, Akses Digital, KAI, Integrasi.

Abstract:

PT Kereta Api Indonesia (KAI) is facing significant challenges due to the ever-changing COVID-19 pandemic. In an effort to survive and grow amidst this uncertainty, the company has adopted a proactive approach to adaptation. PT KAI's 2020-2024 business plan encompasses several key elements, including the identification of new markets and potential business opportunities, the development of a robust recovery strategy, and investment in promotional campaigns to boost passenger interest.One of the main aspects of this plan is the review of markets and the adjustment of customer needs. PT KAI has prioritized identifying emerging new markets as a result of changing travel trends due to the pandemic. This includes enhancing long-distance rail services that can serve as an alternative for passengers who are reluctant to fly or use other modes of transportation. Furthermore, the company has designed a recovery strategy focused on improving service quality, safety, and cleanliness to enhance passenger trust. Investments in technology and innovation are also an integral part of the recovery effort, including the development of mobile applications that facilitate ticket booking and monitor train schedules.Lastly, PT KAI is committed to strengthening the promotion and marketing of its products, with a focus on campaigns that capture the attention of potential customers. This includes the promotion of travel packages and special offers to entice passengers back to the railways. PT KAI's plan for 2020-2024 reflects the company's commitment to facing the pandemic's challenges by adapting, innovating, and delivering high-quality services to customers.

Keywords : Digital Services dan Experience, Covid-19, Digital access, KAI, integration

Full Text:

PDF

References

https://www.kai.id/

https://www.kompas.com/tren/read/2021/12/26/170000565/mengenal-apa-itu-generasi-baby-boomers-x-y-z-millenials-dan-alpha

https://bisnisindonesia.id/article/kereta-panoramic-dihentikan-saat-publik-sedang-sayangsayangnya

https://www.inews.id/multimedia/infografis/infografis-kai-luncurkan-aplikasi-access

Refbacks

  • There are currently no refbacks.