Pendampingan Manajemen Keuangan UMKM: Penerapan Sistem Pembukuan untuk Menunjang Kinerja Keuangan Cafe Mon Kopi Sukoharjo
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i1.19179Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat di Cafe Mon Kopi yang dilaksanakan pada bulan Maret 2025 untuk meningkatkan pengelolaan keuangan melalui penerapan sistem pembukuan yang lebih efisien dan terstruktur. Sasaran kegiatan mencakup pemilik dan manajemen Mon Kopi, karyawan yang terlibat dalam operasional harian, dosen dan mahasiswa sebagai pelaksana, serta masyarakat sekitar yang merasakan dampak tidak langsung dari peningkatan kualitas layanan dan produk. Kegiatan ini meliputi pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, survei, dan analisis laporan keuangan terdahulu sebagai dasar perancangan sistem pembukuan yang sesuai dengan kebutuhan usaha. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Mon Kopi, beberapa kendala ditemukan, seperti kurangnya pemahaman pemilik dan karyawan mengenai akuntansi dan pembukuan, keterbatasan waktu untuk adaptasi terhadap sistem baru, rendahnya keterampilan dalam menyusun laporan keuangan, serta ketidakpastian dalam pemantauan keberlanjutan sistem pembukuan. Semua kendala ini diatasi melalui penyuluhan, pendampingan langsung, pendekatan bertahap dalam penerapan sistem, pelatihan lanjutan, penyediaan template Excel, serta monitoring dan mekanisme umpan balik berkala untuk memastikan keberlanjutan penerapan sistem pembukuan yang efisien. Kegiatan pengabdian dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan persiapan, sosialisasi dan penyuluhan, implementasi sistem pembukuan digital menggunakan Microsoft Excel, monitoring dan evaluasi, serta penyusunan laporan akhir dan rekomendasi. Seluruh proses didokumentasikan dan disosialisasikan kepada masyarakat sekitar untuk memberikan wawasan tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang baik. Dengan penerapan sistem pembukuan yang lebih terstruktur, Mon Kopi diharapkan mampu meningkatkan akurasi laporan keuangan, mengurangi kesalahan pencatatan, mengelola arus kas lebih efisien, serta mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha secara optimal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem pembukuan berbasis Microsoft Excel, disertai pelatihan dan pendampingan, berhasil meningkatkan pemahaman pemilik dan karyawan mengenai akuntansi dasar, pencatatan transaksi, dan penyusunan laporan keuangan secara akurat. Sistem ini membantu memantau arus kas, mengendalikan biaya, dan menyusun laporan laba rugi, neraca, serta arus kas secara tepat waktu. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keberlanjutan pengelolaan keuangan Mon Kopi, sekaligus menjadi pengalaman praktis bagi peserta kegiatan dalam menerapkan ilmu akuntansi dan ekonomi secara nyata.