Pendampingan Kewirausahaan Batik Cap Putra Putri untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal di Sukoharjo
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i1.19180Abstract
Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mendukung pengembangan kewirausahaan industri batik cap di Sukoharjo, khususnya pada Jasa Maklon Batik Cap Putra Putri, sehingga dapat meningkatkan daya saing produk lokal baik di tingkat regional maupun nasional. Industri batik cap, seperti yang dijalankan Batik Cap Putra Putri di Sukoharjo, menggunakan stempel (cap) untuk mencetak pola pada kain, sehingga lebih cepat dibanding batik tulis dan mempertahankan motif tradisional. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada 29 Desember 2025 di Batik Cap Putra Putri, Tegalrejo RT. 02 RW. 06, Kadokan, Kec. Grogol, Kab. Sukoharjo, Jawa Tengah, melibatkan pemilik usaha dan karyawan sebagai peserta utama dengan tujuan meningkatkan daya saing produk lokal melalui pendampingan kewirausahaan, manajemen produksi, strategi pemasaran, dan digitalisasi portofolio produk. Pada tahap awal, tim pengabdian melakukan identifikasi kebutuhan melalui wawancara dan observasi proses produksi untuk menyusun modul pelatihan, dilanjutkan sosialisasi tentang pengelolaan usaha profesional dan pentingnya portofolio digital untuk meningkatkan visibilitas produk batik cap. Tahap inti meliputi pendampingan langsung dalam pencatatan pesanan, pengelolaan bahan baku, dokumentasi produk, serta pelatihan pembuatan portofolio digital dan strategi pemasaran melalui media sosial dan marketplace, sehingga peserta dapat mempraktikkan manajemen produksi dan promosi secara interaktif. Pada tahap penutup, dilakukan evaluasi kemampuan peserta, diikuti pemberian rekomendasi lanjutan seperti pemeliharaan portofolio digital, strategi promosi berkelanjutan, dan pelatihan bagi karyawan baru, sehingga Batik Cap Putra Putri memiliki langkah konkret untuk meningkatkan daya saing produk lokal secara profesional dan berkelanjutan.