Peran Serta Dosen dalam Mendukung Pembinaan Bakat Bahasa Inggris Siswa Murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) melalui Kegiatan Penjurian Lomba Pidato Bahasa Inggris pada PORSENI MI Kecamatan Bendosari Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i1.19329Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kontribusi keilmuan dosen melalui peran sebagai juri lomba pidato Bahasa Inggris dan mendukung pembinaan bakat dan kemampuan public speaking Bahasa Inggris bagi siswa murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) MI Kecamatan Bendosari Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa-Rabu 17-18 Juni 2025 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Sukoharjo. Lomba Pidato Bahasa Inggris ini merupakan salah satu cabang lomba dalam rangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Madrasah (PORSENI) yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Bendosari tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 17 Juni 2025, dan diikuti oleh sembilan peserta perempuan yang berasal dari sembilan madrasah ibtidaiyah di wilayah Kecamatan Bendosari. Setiap peserta mendapatkan nomor undian dan menandatangani daftar hadir sebelum mengikuti lomba. Madrasah yang mengirimkan perwakilan dalam lomba ini antara lain adalah MI Tahfizhul Quran Baitul Hikmah Sukoharjo, MI Muhammadiyah Kramat Mulur, MI Muhammadiyah Manisharjo, MI Gotong Royong Gentan Gentan, MI Walisongo Cabeyan, MI Negeri 3 Sukoharjo, MI Walisongo Kalangan Mulur, MI Muhammadiyah Karanglo Mertan, dan MI Muhammadiyah Toriyo. Kegiatan ini dilaksanakan secara sistematis melalui beberapa tahapan. Tahap awal dimulai dengan koordinasi bersama panitia PORSENI MI Kecamatan Bendosari, untuk menyepakati peran dosen sebagai juri, jadwal, teknis lomba, dan kriteria penilaian. Selanjutnya, dosen melaksanakan observasi dan penjurian lomba pidato Bahasa Inggris dengan mengacu pada indikator seperti pelafalan, intonasi, struktur, isi pidato, dan kepercayaan diri peserta. Setelah penjurian, dosen memberikan umpan balik kepada peserta dan panitia berupa apresiasi dan saran pengembangan kemampuan berbahasa Inggris. Peserta dari masing-masing madrasah tampil secara bergiliran sesuai nomor undian yang telah ditentukan panitia. Penilaian lomba dilakukan oleh dewan juri menggunakan form resmi yang mencakup empat aspek utama, yaitu Pronunciation (pelafalan atau pengucapan) dengan bobot 20%, Material (isi pidato) sebesar 25%, Performance (penampilan) sebesar 25%, dan Fluency (kelancaran berbicara) sebesar 30%. Setiap aspek dinilai secara objektif oleh juri untuk menghasilkan total nilai masing-masing peserta. Selain aspek penilaian utama, terdapat beberapa ketentuan teknis yang berpengaruh terhadap skor. Jika durasi pidato peserta kurang dari 5 menit atau lebih dari 7 menit, maka skor akan dikurangi 5 poin. Hal yang sama berlaku jika peserta menyebutkan identitas madrasah mereka secara eksplisit dalam pidato. Ketentuan ini bertujuan untuk menjaga standar perlombaan dan menjamin objektivitas penilaian. Lomba ini juga menjadi ajang seleksi tingkat kecamatan, di mana dua peserta terbaik (juara 1 dan juara 2) akan dipilih untuk mewakili Kecamatan Bendosari dalam lomba pidato Bahasa Inggris tingkat Kabupaten Sukoharjo. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bersifat kompetitif di tingkat lokal, tetapi juga sebagai pintu gerbang untuk menuju prestasi di level yang lebih tinggi.