Pemberdayaan Remaja melalui Pelatihan Pembuatan Tas Eco Print untuk Meningkatkan Kewirausahaan dan Kepedulian Lingkungan di Desa Gumpang Kartasura
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i2.20662Abstract
Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberdayakan remaja Desa Gumpang Kartasura Sukoharjo melalui pelatihan pembuatan tas eco print guna meningkatkan keterampilan kreatif, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan sumber daya alam lokal yang bernilai ekonomi. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode partisipatif (participatory approach) melalui workshop, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan pendampingan. Pendekatan ini dipilih agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan praktis serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Sasaran kegiatan adalah remaja Karang Taruna Desa Gumpang. Pelaksanaan pengabdian dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Workshop pembuatan tas eco print bagi remaja Desa Gumpang yang dilaksanakan pada 16 Februari 2025 berlangsung dengan baik dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep eco print, kewirausahaan, dan pemanfaatan bahan alami sebagai produk ramah lingkungan, kemudian dilanjutkan dengan diskusi, demonstrasi, praktik pembuatan tas eco print, serta pendampingan mengenai pengemasan dan pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berhasil membuat tas eco print secara mandiri dengan motif yang beragam dan bernilai estetika, sekaligus mengalami peningkatan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, jiwa kewirausahaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Peserta juga memahami bahwa potensi sumber daya alam di sekitar desa dapat diolah menjadi produk ekonomi kreatif yang memiliki nilai jual. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan beberapa jenis daun dan bunga, permasalahan tersebut dapat diatasi dengan memanfaatkan tanaman lain yang tersedia di lingkungan sekitar. Secara keseluruhan, workshop ini berhasil mencapai tujuan pengabdian, yaitu memberdayakan remaja melalui peningkatan keterampilan, pengembangan kewirausahaan, dan pemanfaatan sumber daya alam lokal secara berkelanjutan.