Pendampingan Kampus Benteng Pancasila dalam Meningkatkan Literasi Digital dan Nilai Toleransi pada Hari Belajar Guru di SMAN 2 Sukoharjo
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i3.20967Abstract
Melimpahnya arus informasi digital dan risiko intoleransi di lingkungan sekolah menjadi tantangan nyata dalam pembentukan karakter peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan kompetensi literasi digital berbasis bukti (evidence-based) serta menginternalisasi nilai-nilai toleransi pada dewan guru SMA Negeri 2 Sukoharjo melalui kerangka Kampus Benteng Pancasila. Kegiatan dilaksanakan memanfaatkan forum Hari Belajar Guru yang diikuti oleh dewan guru dan staf kependidikan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan analisis kebutuhan mitra, penyusunan modul, workshop interaktif, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis guru dalam memfasilitasi kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui penerapkan tri-question framework untuk menyaring disinformasi dan hoaks. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan komitmen kolektif serta strategi pembelajaran kolaboratif berbasis kelompok heterogen untuk memitigasi potensi perundungan dan eksklusivisme di kelas. Program ini membuktikan bahwa optimalisasi forum Hari Belajar Guru efektif menjadi sarana refleksi pedagogis berkelanjutan dalam merawat dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah.