EDUKASI BERBASIS MEDIA PLANG SAMPAH LAMA TERURAI DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA/I SEKOLAH DASAR NEGERI 009 GALANG BATAM
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i1.18176Abstract
ABSTRAK
Penanganan sampah merupakan persoalan global yang terus meningkat seiring pertumbuhan populasi dan aktivitas manusia. Indonesia sendiri menghasilkan sekitar 69,9 juta ton sampah pada tahun 2023, dengan mayoritas belum terkelola secara optimal. Kondisi serupa juga terjadi di Kota Batam, khususnya di wilayah pesisir Rempang Cate, yang menghadapi rendahnya kesadaran masyarakat dan siswa sekolah dasar dalam membuang sampah pada tempatnya. Permasalahan utama yang ditemukan di SDN 009 Galang adalah kurangnya pemahaman siswa mengenai perbedaan sampah organik dan anorganik, serta dampak jangka panjang dari sampah anorganik. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan program edukasi lingkungan melalui sosialisasi dan pemasangan plang edukasi lama terurai sampah dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Kegiatan ini melibatkan siswa, guru, dan masyarakat sekitar, dengan tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dalam membedakan jenis sampah serta kesadaran akan dampak lingkungan dari sampah anorganik. Selain itu, sikap siswa mengalami perubahan positif dengan meningkatnya motivasi membuang sampah pada tempatnya. Keberadaan plang edukasi juga berfungsi sebagai media visual berkelanjutan yang tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga masyarakat sekitar. Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini sekaligus memperkuat keterlibatan kolektif dalam menjaga kebersihan sekolah dan lingkungan pesisir.
Kata Kunci: Edukasi Lingkungan, Plang Sampah, Kesadaran Siswa, Pesisir