USAHA HIDROPONIK UNTUK MENUNJANG EDU WISATA DI LEDOK DAWAN GROBOGAN
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i2.20235Abstract
Desa Ledokdawan, Grobogan memiliki potensi pertanian besar namun terkendala ketergantungan pada pertanian konvensional, rendahnya pengetahuan hidroponik, keterbatasan pemasaran, dan belum optimalnya potensi wisata edukasi. Program PKM ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penerapan hidroponik, pengembangan edu-wisata, perluasan pemasaran digital, dan peningkatan nilai ekonomi produk pertanian. Indikator keberhasilan dilihat dari jumlah peserta pelatihan, peningkatan skor pengetahuan, jumlah instalasi hidroponik, jumlah hasil panen, jumlah kunjungan wisata edukasi, dan jumlah akun marketplace aktif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan sosialisasi yang terdiri dari observasi, persiapan, sosialisasi kepada masyarakat, dan pemaparan program; pelaksanaan kegiatan; pendampingan dan evaluasi; serta keberlanjutan program di lapangan setelah kegiatan selesai. Program ini berhasil membangun rintisan taman edukasi hidroponik sebagai sarana pembelajaran sekaligus destinasi wisata edukatif. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 116 orang, peningkatan skor pengetahuan 30%, rata-rata 2 instalasi per rumah (1 instalasi 3 paralon), hasil panen 1,5 kg per rumah per bulan, dan kunjungan rata-rata 30 orang per bulan. Pemasaran digital melalui Shopee, Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business masih dalam tahap pengembangan desain tampilan. Program ini berdampak positif pada ekonomi, pendidikan, dan keberlanjutan lingkungan, sehingga berpotensi menjadi model pengembangan desa berbasis pertanian modern dan edu-wisata berkelanjutan.