INKLUSI DIGITAL: PENINGKATAN KAPASITAS WIRAUSAHA DIFABEL PSIKOSOSIAL MELALUI STRATEGI DIGITAL MARKETING

Penulis

  • Fithri Setya Marwati
  • Ratna Damayanti Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Batik Surakarta , Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29040/budimas.v8i2.20683

Abstrak

Kegiatan pengabdian civitas Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta bekerjama dengan Komunitas Penyintas Schizofrenia Indonesia (KPSI) Simpul Solo Raya, menyelenggarakan pelatihan kerja bertema “Peningkatan Kapasitas Wirausaha Difabel Psikososial Melalui Strategi Digital Marketing", yang diikuti para penyintas skizofrenia dan psikososial anggota KPSI Solo Raya. Tujuan utama program pelatihan ini adalah membangun kemandirian ekonomi difabel psikososial. Peserta dibekali keterampilan bisnis modern agar mampu bersaing, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan laba penjualan secara mandiri melalui pemanfaatan teknologi digital. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 23 April-24 April 2026 di Universitas Islam Batik Surakarta, dengan diikuti 16 peserta anggota KPSI Solo Raya. Materi yang dipaparkan narasumber meliputi: pengembangan ide usaha, literasi dan strategi digital marketing, pembuatan konten promosi, serta manajemen media sosial dan e-commerce. Implikasi praktis pelatihan ini meliputi pencapaian kemandirian finansial, pembukaan akses pasar yang lebih luas tanpa hambatan fisik, serta peningkatan kesehatan mental melalui interaksi sosial yang positif. Hal ini memungkinkan peserta untuk mandiri, berdaya, dan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada bantuan sosial. Pelatihan ini memberdayakan peserta agar dapat berwirausaha secara mandiri dan berdaya saing di era ekonomi digital.

 

Kata kunci : inklusi, wirausaha, difabel psikososial, digital marketing

 

 

Abstract

As part of its community service initiatives, the academic community of Universitas Islam Batik (Uniba) Surakarta—in collaboration with the Solo Raya chapter of the Indonesian Schizophrenia Survivors Community (KPSI)—organized a vocational training session titled "Enhancing Entrepreneurial Capacity for Individuals with Psychosocial Disabilities through Digital Marketing Strategies," attended by KPSI Solo Raya members who are survivors of schizophrenia and psychosocial conditions. The primary objective of this training program is to foster economic independence among individuals with psychosocial disabilities. Participants are equipped with modern business skills to enable them to compete, expand their market reach, and independently increase sales profits through the use of digital technology. The activity took place on April 23–24, 2026, at Universitas Islam Batik Surakarta, with 16 members of KPSI Solo Raya participating. The material covered business idea development, digital marketing literacy and strategies, promotional content creation, as well as social media and e-commerce management. The practical implications of this training include achieving financial independence, gaining access to broader markets without physical barriers, and improving mental health through positive social interaction. This enables participants to become self-reliant and empowered, no longer fully dependent on social assistance. The training empowers participants to engage in entrepreneurship independently and remain competitive in the digital economy.

 

Keywords: inclusion, entrepreneurship, psychosocial disabilities, digital marketing

 

Diterbitkan

2026-07-29

Cara Mengutip

Marwati, F. S., & Ratna Damayanti. (2026). INKLUSI DIGITAL: PENINGKATAN KAPASITAS WIRAUSAHA DIFABEL PSIKOSOSIAL MELALUI STRATEGI DIGITAL MARKETING. BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 8(2). https://doi.org/10.29040/budimas.v8i2.20683

Citation Check