Media “SI PILAH” Sebagai Edukasi Klasifikasi Sampah Organik dan Anorganik bagi Siswa SD Negeri 091422 Afd 1

Penulis

  • Gilang Luthfie Dalimunthe Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Jefri Geovani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Muhammad Daffa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Zayyan Murtaja Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29040/budimas.v8i3.21025

Abstrak

Permasalahan sampah di lingkungan sekolah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga dengan pemahaman siswa mengenai klasifikasi dan pemilahan sampah. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan perbedaan sampah organik dan anorganik, melatih kemampuan klasifikasi, serta menumbuhkan kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan melalui media SI PILAH. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu pengenalan konsep menggunakan media SI PILAH, simulasi pemilahan menggunakan kartu bergambar, dan praktik langsung di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu membedakan dan mengelompokkan sampah organik dan anorganik setelah memperoleh penjelasan, contoh visual, dan praktik langsung. Siswa juga mampu menerapkan pemahamannya dengan memilih tempat sampah yang sesuai. Namun, sebagian siswa masih berfokus pada kegiatan memilah sampah daripada memahami tujuan mengambil sampah yang berserakan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa SI PILAH dapat menjadi media pembelajaran konkret dan interaktif dalam membantu siswa memahami klasifikasi sampah. Penggunaannya perlu disertai penjelasan dan refleksi mengenai tujuan serta manfaat pemilahan agar kemampuan klasifikasi dapat berkembang menjadi kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan.

Kata kunci: SI PILAH; sampah organik; sampah anorganik; pendidikan lingkungan; siswa sekolah dasar.

Abstract

Waste management in schools is not only related to cleanliness but also to students’ understanding of waste classification and sorting. This activity aimed to introduce the differences between organic and inorganic waste, develop students’ classification skills, and foster environmental awareness through the SI PILAH learning media. The activity was conducted in three stages: introducing waste classification concepts using SI PILAH, simulating waste sorting with picture cards, and practicing waste sorting directly in the school environment. The results showed that most students were able to distinguish and classify organic and inorganic waste after receiving explanations, visual examples, and direct practice. Students were also able to apply their understanding by placing waste in the appropriate containers. However, some students focused more on sorting waste than on understanding the purpose of collecting scattered waste to maintain environmental cleanliness. These findings indicate that SI PILAH can serve as a concrete and interactive learning medium to support students’ understanding of waste classification. Its implementation should be accompanied by simple explanations and reflection on the purpose and benefits of waste sorting so that classification skills can develop into habits of maintaining environmental cleanliness.

Keywords: SI PILAH; organic waste; inorganic waste; environmental education; elementary school students.

Diterbitkan

2026-10-09

Cara Mengutip

Gilang Luthfie Dalimunthe, Jefri Geovani, Muhammad Daffa, & Zayyan Murtaja. (2026). Media “SI PILAH” Sebagai Edukasi Klasifikasi Sampah Organik dan Anorganik bagi Siswa SD Negeri 091422 Afd 1 . BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 8(3). https://doi.org/10.29040/budimas.v8i3.21025

Citation Check