Tafsir Mustahiq Zakat Perspektif Literatur Sosiologi Reaktualisasi QS. At Taubah

Andi Triyanto, Ahmad Danu Syaputra, Ahmad Saifudin, Titik Hinawati

Abstract

Diskusi zakat selalu menarik untuk dikaji secara akademik karena memadukan nilai taufiqi dan ijtihadi, terdapat nilai ubudiyah dan muamalah sekaligus dalam satu praktik ibadah. Surah At Taubah (9): 60 telah menunjuk secara jelas siapa saja para penerima manfaat zakat (disebut mustahiq zakat) sebagai dasar pendistribusian zakat diberikan kepada yang berhak secara tepat. Namun, kata yang menyebut delapan golongan (ashnaf) penerima zakat yang disebutkan dalam nash tidak semua selalu bisa diaplikasikan dalam kondisi kekinian secara aktual, sehingga membuka ruang diskusi akademik terutama untuk memaknai kembali kata yang menyebut para penerima manfaat zakat dengan tidak menyelisihi maqashidu asy-syariah. Penulis menawarkan pendekatan sosiologi dengan paradigma teori realitas sosial untuk memaknai kata per kata yang digunakan al-Qur’an untuk menyebut para mustahiq zakat, mulai dari fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharim, fii sabilillah, dan ibn sabil. Hasil pencarian kata per kata yang paling mendekati yang disebut al-Qur’an mengenai mustahiq zakat dengan istilah kata tersebut dalam sosiologi menunjukkan bahwa identitas para penerima zakat lebih jelas diketahui indikatornya, lebih dinamis, lebih fleksibel, dan lebih sinkron sehingga lebih aktual dengan kehidupan realitas sosial

Keywords

Ashnaf Zakat, Mustahiq Zakat, Konstruksi Realitas Sosial

Full Text:

PDF

References

Ahmad, K., & Hassan, A. (2000). Distributive justice: the Islamic perspective. Intellectual Discourse, 8(2).

Ali, I., & Hatta, Z. A. (2014). Zakat as a Poverty Reduction Mechanism Among the M uslim Community: Case Study of B angladesh, M alaysia, and I ndonesia. Asian Social Work and Policy Review, 8(1), 59-70.

Anis, M. (2020). Zakat Solusi Pemberdayaan Masyarakat. El-Iqthisady: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum, 2(1 Juni), 42-53.

Aqbar, K., & Iskandar, A. (2019). Kontekstualisasi Ekonomi Zakat Dalam Mengentaskan Kemiskinan: Studi Kebijakan Zakat Umar Bin Khattab Dan Perzakatan Di Indonesia. Laa Maisyir: Jurnal Ekonomi Islam, 6(2), 226-245.

Arif, M., & Darwati, Y. (2018). Interaksi Agama dan Budaya. Interaksi Agama dan Budaya, 7, 60.

Asfarina, M., Ascarya, A., & Beik, I. S. (2019). Classical and contemporary fiqh approaches to re-estimating the zakat potential in Indonesia. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 5(2), 387-418.

Bafadhal, H. (2021). Zakat Harta Kekayaan dalam Perspektif Tafsir Ayat Ahkam. Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 21(01), 1-16.

Baidhawy, Zakiyuddin. (2011). Islamic Studies Pendekatan dan Metode.Insan Madani, Yogyakarta

Baidowi, I. (2018). Zakat Profesi (Zakat Penghasilan). Tazkiya, 19(01), 40-54.

Berger, Peter L, and Luckman, Thomas. 1966, The Social Construction of Reality A Treatise in the Sociology of Knowledge. Penguin Books, USA.

Berger, Peter L, and Luckman, Thomas. 1966, The Social Construction of Reality A Treatise in the Sociology of Knowledge. Penguin Books, USA.

Bin-Nashwan, S. A., Abdul-Jabbar, H., Aziz, S. A., & Ismail, S. S. H. (2020). Challenges of zakah management in muslim developing countries. Journal website: journal. zakatkedah. com. my, 2(1).

Bolland, B. (1971). The struggle of Islam in modern Indonesia (p. 292). Brill.

Busyro, B. (2019, June). Using Zakâh For The Establishment of Islamic Centers and Maqâṣid Al-Syarî ‘ah’s Relativities. In Al-Risalah: Forum Kajian Hukum dan Sosial Kemasyarakatan (Vol. 19, No. 1, pp. 69-88).

Cipriani, R., Ferrarotti, L., & Schneiderman, H. G. (2017). Sociology of religion: An historical introduction. Routledge. (Hal. 1)

Dharma, F. A. (2018). Konstruksi Realitas Sosial: Pemikiran Peter L. Berger Tentang Kenyataan Sosial. Kanal: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1), 1-9.

Dzulkepli, S., & Barom, M. N. (2021). Financial Inclusion and the goal of distributive justice in Islamic economics. The Journal of Muamalat and Islamic Finance Research, 66-77.

Fadilah, S., Maemunah, M., & Hernawati, N. (2019). Community social empowerment in Zakat community development. MIMBAR, 35, 471-480.

Furqani, H. (2019). Theory of distributive justice in Islamic perspective: A conceptual exploration. Building an Islamic Case for Open Markets: History, Theory and Practice.

Hakim, A. R., Mulazid, A. S., & Meiria, E. (2018). E-Zakat: Redesign the collection and distribution of Zakat. KnE Social Sciences, 433-452.

Haryanto, Sindung. (2015). Sosiologi Agama dari Klasik Hingga Postmodern. Ar Ruzz Media, Yogyakarta. Hal. 26

Lubis, Ridwan, 2017. Sosiologi Agama: Memahami Perkembangan

Agama dalam Interaksi Sosial, Kencana, Jakarta. Hal. 7

Marwan, S. (2022). Misconception of Zakat and Distributive Justice in Islam: Case Study of Zakat Institutions in Malaysia, 55. Pusat Pungutan Zakat (PPZ-MAIWP)

Masadah, M. (2022). Studi analisis komparasi zakat perusahaan (corporate zakat) dalam perspektif fikih dan peraturan perundangan. Management of Zakat and Waqf Journal (MAZAWA), 3(2), 1-14.

Masyita, D. (2018). Lessons Learned of Zakat Management from Different Era and Countries. Al-Iqtishad Journal of Islamic Economics, 10(2), 441-456.

McIntyre, L. J. (1989). A sociological perspective on bankruptcy. Ind. LJ, 65, 123.

Nurkhalis, N. (2018). Bangunan Pembentukan Teori Konstruksi Sosial Peter L Berger: Teori Pembedah Realitas Ganda Kehidupan Manusia. Community: Pengawas Dinamika Sosial, 4(1), 74-89.

Pangiuk, A. (2020). Pengelolaan Zakat di Indonesia. FP Aswaja, Nusa Tenggara Barat. Hal 1-2

Pasande, P., & Paparang, S. R. Ilmu Budaya Dasar: Memahami Relasi, Adaptasi, dan Interaksi dalam Masyarakat. (2019: 16)

Patterson, O. (1977). On slavery and slave formations. Review of Sociology, 3, 407-49.

Peraturan Pemerintah Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat

Pickering, WSF. (2009). Durkheim’s Sociology of Religion Themes and Theories. James Clarke & Co Hal. 229

Rahim, S., & Mohammed, M. O. (2018). Operationalizing distributive justice from the perspective of Islamic economics. International Journal of Economics, Management and Accounting, 26(2), 415-442.

Rini, R. (2020). a Review of the Literature on Zakah Between 2003 and 2019. International Journal of Economics and Financial Issues, 10(2), 156.

Riwayati, S. (2018). Zakat Dalam Telaah Qs. At-Taubah: 103. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir, 1(2), 77-91.

Saloom, G. I., & Wahyuni, Z. (2020). The Qualitative Study On Religious Conversion And Subjective Well-Being Among Muallaf. ICRMH 2019, September 18-19, Jakarta, Indonesia DOI 10.4108/eai.18-9-2019.2293375

Simmel, G. (1904). The sociology of conflict. I. American journal of sociology, 9(4), 490-525.

Smeeding, T. M. (2002). Sociology of poverty (No. 315). LIS Working Paper Series.

Sulaiman, A. (2016). Memahami Teori Konstruksi Sosial Peter L. Berger. Society, 4(1), 15-22.

Sztömpka, Piotr. (2004). Sosiologi Perubahan Sosial Alih Bahasa Alimandan. Kencana, Yogyakarta. Hal. 1-2

Umar, M. H., & Zahidin, Z. (2020). Pendekatan Hukum Zakat Profesi Menurut Ulama Konservatif Dan ProgresiF. Jurnal Literasiologi, 3(4).

Watt, W. M. (1997). Esack, Farid. 1997. Qur'an, Liberation and Pluralism: An Islamic Perspective of Interreligious Solidarity against Oppression. Oxford: Oneworld.

Webber, Max (2005). The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism. Routledge Classics

Whiteford, M. (2009). Who Are the Wayfarers (And Why Are They Still Here)? E-pisteme, 2(1), 18-32.

Zsolt, T., & Sabrina, R. (2021). Conceptualising destitution: Theoretical understanding and practical relevance. Párbeszéd, 8(2).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.