Internalisasi Etos Kerja Islam : Perspektif Aktualisasi Iman
Kata Kunci:
islamic economyAbstrak
Fenomena lemahnya implementasi etos kerja Islami di kalangan umat Islam—yang merupakan mayoritas penduduk Indonesia—menjadi isu penting yang perlu mendapatkan perhatian serius. Pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia, termasuk pada integritas dan semangat kerja masyarakatnya. Namun, konsep etos kerja dalam Islam kerap belum dipahami secara mendalam oleh sebagian besar umat Islam sendiri. Bahkan, tidak sedikit yang menganggap bahwa etos kerja Islami terpisah dari ibadah dan tidak terkait langsung dengan pengabdian kepada Allah SWT. Padahal, dalam ajaran Islam, etos kerja sejatinya merupakan bagian integral dari iman dan amal shalih. Sayangnya, nilai-nilai tersebut belum sepenuhnya terefleksi dalam praktik kehidupan sehari-hari, dan masih dipisahkan dari aspek ibadah ritual. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan etos kerja Islami melalui peningkatan kesadaran spiritual, khususnya terkait keimanan yang teraktualisasi dalam kehidupan profesional. Dengan menjadikan kerja sebagai bentuk amal shalih, umat Islam diharapkan mampu memaknai aktivitas duniawi sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode kepustakaan untuk menggali keterkaitan antara keimanan dan etos kerja Islami. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam perspektif Islam, bekerja bukan hanya tanggung jawab sosial, melainkan bagian dari ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah SWT. Oleh karena itu, etos kerja yang dibangun atas dasar keimanan berperan penting dalam membentuk individu yang jujur, disiplin, produktif, dan berorientasi pada kemaslahatan. Apabila nilai-nilai ini terinternalisasi secara kolektif, maka akan tercipta budaya kerja Islami yang unggul dan berkontribusi pada kemajuan bangsa secara menyeluruh.
Kata kunci: aktualisasi iman, amal shalih, etos kerja Islam, internalisasi
Referensi
Al Qur’an Al Karim in word. (n.d.).
Ali, Abbas. J. & Al-Owaihan, A. (2008). Islamic Work Ethic: A Critical Review. Cross Cultural Management: An International Journal ISSN 1352-7606, 15(1), 5–19.
Ali, A. J. (1988). Scaling an Islamic Work Ethic. The Journal of Social Psychology, Vol. 128, 575–583 Semantic Scholar +2. https://www.researchgate.net/publication/233268258_Scaling_an_Islamic_Work_Ethic
Annam, R. (2015). ETOS KERJA DAN PRODUKTIVITAS KERJA DALAM UPAYA MENJAWAB PERMASALAHAN EKONOMI ISLAM (PERILAKU MENDAPATKAN UANG/HARTA). Al Masyarif, 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0A
Asifudin, A. J. (2004). Etos kerja dalam Islam. Pustaka Pelajar.
Asiyah, B. N. (2023). Etos Kerja Dalam Islam. IBSE Sharia Economic Journal, 2(1), 12–26. http://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/view/279.
Atiya, N., Widiastuti, T., & Rusanti, E. (2024). Critical review of Islamic work ethic literature across diverse organization and its future direction. Journal of Management and Digital Business, 4(2), 250–275. https://doi.org/10.53088/jmdb.v4i2.914
Badriati, B. El. (2021). Etos kerja Dalam Perspektif Islam dan Budaya. Sanabil.
Beekun, R. I. (1997). islamic Business Ethics. Herndon, Va. : International Institute of Islamic Thought. https://archive.org/details/islamicbusinesse0000beek/page/n3/mode/2up
BPS. (2024). Statistik kriminal tahun 2024. @Badan Pusat Statistik. www.bps.go.id
Cnbcindoneisa. (2025). Negara Dengan Tingkat Korupsi tertinggi di Dunia. Cnbcindoneisa. https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20250312103018-33-617841/10-negara-dengan-tingkat-korupsi-paling-tinggi-di-dunia
Cnbcindonesia. (2024). Negara dengan Kinerja ASN Terbaik Dunia. Cnbcindonesia. https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20250312103018-33-617841/10-negara-dengan-tingkat-korupsi-paling-tinggi-di-dunia
Dillah, M. U., Rofiqoh, P. A., Hikmah, A. W., & Fitriana, A. (2023). Internalisasi Etos Kerja Islam dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Pegawai Kantor Urusan Agama Siliragung. Hijaz: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 2(4), 184–188. https://doi.org/10.57251/hij.v2i4.936
Dinurri’anah, S., Suyatno, & S. (2021). Islamic work ethic as a mediation of organizational justice toward job performance of traditional market traders. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 6(2), 123–134. https://doi.org/https://doi.org/10.20473/jebis.v6i2.2021.123-134
Fanani, M. I., Sa, M., & Tanjung, H. (2025). Islamic Work Ethics : Urgency and Evaluation of Its Curriculum in Indonesian High Schools. 4(3), 1293–1312.
Farah, Naila & Fitriya, I. (2019). KONSEP IMAN, ISLAM DAN TAQWA (Analisis Hermeneutika Dilthey terhadap Pemikiran Fazlur Rahman). Rausyan Fikr, 14(2), 209–241. https://doi.org/10.24239/rsy.v14i2.349
Goodstats.id. (2024). Daya Saing SDM Indonesia Terbaik Ketiga di ASEAN. Goodstats.Id. https://data.goodstats.id/statistic/daya-saing-sdm-indonesia-terbaik-ketiga-di-asean-xzeuP#google_vignette
Ibrahim, A. (2018). Proceeding of 2 nd International Conference on Empowering Moslem Society in Digital Era Islamic Work Ethics and Economic Development in Islamic Countries : Bridging Between Theory and Reality Islamic Work Ethics and Economic Development in Islamic Countri. 2, 43–50.
Ibrahim, A., & Kamri, N. ’Azzah. (2013). Measuring the Islamic Work Ethics: An Alternative Approach. International Convention on Islamic Management, 135–163.
Irfan, M. (2019). Etos Kerja dalam Perspektif Islam. Jurnal MANAJERIAL, 4(1), 11–24. https://doi.org/10.17509/manajerial.v4i1.16504
Irkhami, N. (2014). Islamic Work Ethics : Membangun Etos Kerja Islami. STAIN Salatiga Press.
KBBI (edisi V). (2023). Badan Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset Dan Teknologi. https://kbbi.kemdikbud.go.id
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schoolcan teach respect and responsibility. Bantam Books.
Luckman, P. L. B. & T. (1966). The social construction of reality : A treatise in the sociology of knowledge. Anchor Books.
Mead, G. H. (1934). No Mind, self, and society : From the standpoint of social behaviorist (C. W. Morris (Ed.)). University of Chicago Press.
Nugroho, I. S. (2016). Pembentukan Karakter Di Era Globalisasi Melalui Aktualisasi Iman Kepada Nabi -. Insania, Vol 21(No 2), 293–308. https://doi.org/https://doi.org/10.24090/insania.v21i2.1794
Piaget, J. (1955). The construction of reality in the child. Routledge & Kegan Paul.
Shihab, M. Q. (1996). Membumikan Al-Qur’an: Fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan masyarakat. Mizan.
Shukri, A., & Owoyemi, M. Y. (2012). The Concept of Islamic Work Ethic: An Analysis of Some Salient Points in the Prophetic Tradition. International Journal of Business and Social Science, 3(20), 116. www.ijbssnet.com
Surur, M. (2018). Fenomena Etos Kerja dalam Perspektif Islam. Risda: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 2(1), 01–09. https://doi.org/10.59355/risda.v2i1.1
Tasmara, T. (2002). Membudayakan Etos Kerja Islami. Gema Insani Press.
Weber, M. (1930). The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism. Translated by Talcott Parsons,1905. Unwin Hyman, London & Boston. https://www.marxists.org/reference/archive/weber/protestant-ethic/
Yusuf, M., Abubakar, A., & Arsyad, A. (2024). Etos Kerja dalam Perspektif Al-Qur’an (Analisis Tantangan Para Muballigh Masa Kini). Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 18(4), 2994. https://doi.org/10.35931/aq.v18i4.3626



