Tinjauan hukum islam terhadap jual beli taqsith di toko baju bu iroh

Penulis

  • Khomsin Mubarok Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo, Indonesia
  • Ahmad Muhaini Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo, Indonesia
  • Hari Widiyanto Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29040/jiei.v12i3.19850

Kata Kunci:

jual beli

Abstrak

Artikel ini berjudul Tinjauan Hukum Islam Terhadap Adat Jual Beli Baju di Toko Bu Iroh, artikel ini mengkaji fenomena akad jual beli baju secara taqsith dalam perspektif hukum islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin berkembangnya adat dan kebiasaaan manusia dalam bersosial dengan sesamanya, serta semakin bertambahnya kebutuhan manusia untuk mencukupi kehidupannya. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi lapangan, penulis menganalisis fenomena ini melalui pendekatan

deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam hukum syariat islam akad jual beli taqsith berdasarkan adat yang berlaku diperbolehkan selama tidak adanya kesalahpahaman dalam proses berkelanjutanya. Jual beli taqsith tanpa disertai perjanjian angsuran diperbolehkan selama kedua pihak saling memahami dan mengerti akan adanya penarikan angsuran di setiap awal bulan, disertai niat mempermudah tanpa mengabaikan kaidah hukum syariat. Dampak dari kondisi ini meliputi sisi positif seperti terciptanya akad jual beli tasith secara sederhana, namun hal ini juga beresiko menimbulkan persoalan dikemudian hari. Oleh karenanya, pada akad jual beli taqsith disertai perjanjian waktu angsuran atau tidak harus mempertimbangkan sifat dan sikap individual.

Referensi

Abdillah, I. (2021). Implementasi akad ba'i istishna dan ba'i taqsith pada pembiayaan kepemilikan rumah (non bank) di perumahan Islami Indonesia. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 3(1).

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Khaer, M., & Nurhayati, R. (2019). Jual beli taqsith (kredit) dalam perspektif hukum ekonomi Islam. Jurnal Hukum Islam Nusantara, 2(1).

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muslich, A. W. (2017). Fiqh muamalat. Jakarta: Amzah.

Rusmana, A. A., Ihwanudin, N., & Srisusilawati, P. (2023). Implementasi akad ba'i al-taqsith terhadap praktik jual beli emas secara tidak tunai dalam perspektif ekonomi syariah. Jurnal Ekonomi Syariah.

Sabiq, S. (2013). Fiqh al-sunnah (Jilid 4). Beirut: Dar al-Fikr.

Sudrajat, I. (2022). Kredit (taqsith) dan dua harga dalam tinjauan fiqih kontemporer (studi literasi jual beli taqsith). Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 5(1).

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Suhendi, H. (2014). Fiqh muamalah. Jakarta: Rajawali Pers.

Zuhaili, W. (2011). Al-fiqh al-Islami wa adillatuhu (Juz 5). Damaskus: Dar al-Fikr.

Diterbitkan

2026-06-14

Cara Mengutip

Mubarok, K., Muhaini, A., & Widiyanto, H. (2026). Tinjauan hukum islam terhadap jual beli taqsith di toko baju bu iroh. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 12(3), 297–304. https://doi.org/10.29040/jiei.v12i3.19850

Citation Check

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.