EDUKASI PENCEGAHAN PERUNDUNGAN SEBAGAI UPAYA PENGUATAN BUDAYA SEKOLAH AMAN DAN NYAMAN DI SD NEGERI 4 BELAWAE

Authors

  • Jusrianto Jala Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia
  • Syahrir L Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia
  • Armayani Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia
  • Andi Astinah Adnan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia
  • Sunandar Said Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia
  • Yusrianti Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia
  • Damayanti Trisnayati Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia
  • Monalisa Ibahim Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia
  • Yusmah Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia
  • Syamsunir Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia
  • Lukman Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia
  • Muhammad Yasmin Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia
  • Muhammad Ikbal Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29040/budimas.v8i3.20867

Abstract

Perundungan merupakan persoalan yang dapat mengganggu rasa aman, kesejahteraan psikologis, dan relasi sosial peserta didik di sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi pencegahan perundungan sekaligus mendukung penguatan budaya sekolah aman dan nyaman di SD Negeri 4 Belawae, Desa Dengeng-Dengeng. Kegiatan dilaksanakan pada 5 Agustus 2026 selama 60 menit dan diikuti 60 siswa kelas IV dan VI. Empat pemateri dibagi menjadi dua orang pada masing-masing kelas. Metode kegiatan meliputi presentasi, pemutaran video edukasi, diskusi kasus yang pernah dialami atau diketahui siswa, dan kuis lisan sebagai evaluasi formatif. Materi mencakup pengertian perundungan, bentuk fisik, verbal, sosial, siber, perilaku yang melanggar batas personal, dampak, serta langkah respons aman melalui sikap tenang, penolakan tegas, dan pelaporan kepada orang dewasa tepercaya. Pelaksanaan menunjukkan keterlibatan aktif siswa pada sesi materi, diskusi, dan evaluasi. Pihak sekolah mendukung keberlanjutan melalui refleksi anti-perundungan pada kegiatan upacara. Karena tidak dilakukan pretest-posttest terstruktur, capaian kegiatan dinilai secara deskriptif dan tidak dinyatakan sebagai peningkatan pengetahuan kuantitatif. Kegiatan ini menegaskan pentingnya edukasi interaktif yang diperkuat tindak lanjut sekolah secara berkelanjutan.

 Kata kunci: budaya sekolah; edukasi; pencegahan; perundungan; sekolah dasar

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Jala, J., L, S., Armayani, Andi Astinah Adnan, Sunandar Said, Yusrianti, … Muhammad Ikbal. (2026). EDUKASI PENCEGAHAN PERUNDUNGAN SEBAGAI UPAYA PENGUATAN BUDAYA SEKOLAH AMAN DAN NYAMAN DI SD NEGERI 4 BELAWAE. BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 8(3). https://doi.org/10.29040/budimas.v8i3.20867

Citation Check

Most read articles by the same author(s)