Recontextualizing the Concept of the Time Value of Money from a Maqashid al-Shariah Perspective

Rekontekstualisasi Konsep Time Value of Money dalam Perspektif Maqashid al-Shariah

Penulis

  • Ana Rahmawati Universitas Islam Negeri Prof. K.H Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia
  • Yoiz Shofwa Shafrani Universitas Islam Negeri Prof. K.H Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29040/jiei.v12i2.19540

Kata Kunci:

Time Value of Money, Maqashid Al-Shariah, Investasi Emas Syariah, Keadilan Biaya

Abstrak

Penelitian ini merekontekstualisasi konsep time value of money (TVM) dalam ekonomi Islam melalui perspektif maqashid al-shariah dengan studi kasus investasi emas syariah di Pegadaian Syariah. Penelitian menggunakan mixed methods dengan desain sequential exploratory. Data kualitatif dikumpulkan melalui analisis dokumen dan wawancara semi-terstruktur terhadap 10 informan untuk merumuskan indikator nilai waktu berbasis maqashid. Data kuantitatif diperoleh melalui survei investor emas syariah dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda serta uji mediasi. Hasil menunjukkan bahwa investor tidak memaknai nilai waktu sebagai kompensasi berbasis bunga, melainkan sebagai utilitas etis yang melekat pada layanan, pengelolaan risiko, dan perlindungan harta. Statistik deskriptif menunjukkan persepsi tinggi terhadap kesesuaian maqashid (M=4,11) dan kepercayaan kepatuhan syariah (M=4,24). Regresi menunjukkan kesesuaian maqashid berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi (β=0,32; p=0,001) dan keadilan biaya berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi (β=0,26; p=0,008). Kepercayaan kepatuhan syariah menjadi prediktor terkuat niat keberlanjutan (β=0,39; p<0,001), sedangkan literasi keuangan syariah meningkatkan kualitas keputusan investasi (β=0,28; p=0,004). Kepercayaan memediasi secara parsial hubungan kesesuaian maqashid dan niat keberlanjutan. Penelitian ini memperluas studi sebelumnya dengan mengoperasionalisasi utilitas waktu berbasis maqashid menjadi konstruk terukur dan mengujinya secara empiris pada konteks investasi emas syariah ritel.

Referensi

AAOIFI. (n.d.). Shari’ah Standard No. 57: Gold and its trading parameters. Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions. https://aaoifi.com

Abduh, M., & Razak, D. A. (2012). Customers’ selection criteria of Islamic banks in Malaysia: An AHP approach. Business Intelligence Journal, 5(2), 271–281.

Aisyah, M., Sesunan, Y. S., & Wicaksono, A. T. S. (2025). Customers’ trust in Islamic banking post-cyberattack leads to digital service breakdowns in Indonesia. Sustainable Futures, 10, 101530. https://doi.org/10.1016/j.sftr.2025.101530

Anggraini, N. S., & Cahyono, E. (2025). Pengaruh Sharia Financial Literacy dan Investment Risk terhadap keputusan investasi emas di Pegadaian Syariah dengan pendapatan sebagai variabel moderating. Jurnal Maneksi, 14(1), 112–120.

Ascarya. (2010). The lack of profit-and-loss sharing financing in Indonesia's Islamic banks: Revisited. Review of Indonesian Economic and Business Studies, 1(1), 57–80.

Asmar, M. D. A., Andriansyah, Y., & Masuwd, M. (2023). Performance measurement analysis of Sharia commercial banks in Indonesia with Maqashid Index and Sharia Conformity and Profitability (SCnP). Journal of Islamic Economics Lariba, 9(2), 541–566. https://doi.org/10.20885/jielariba.vol9.iss2.art13

Asnaini, A., B, I., & Yuningsih, A. (2023). Penolakan konsep time value of money dalam ekonomi Islam untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap produktif. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah: AICONOMIA, 2(1), 1–15. https://doi.org/10.32939/acm.v2i1.2631

Baehaqi, A., Birton, M. N. A., & Hudaefi, F. A. (2020). Time value of money in Islamic accounting practice: A critical analysis from maqāṣid al-Sharī‘ah. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 11(10), 2035–2052. https://doi.org/10.1108/JIABR-09-2018-0155

Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2020). Fundamentals of financial management, concise edition (10th ed.). Cengage Learning.

Hassan, A., & Abbas, S. K. (2020). Islamic financial literacy and its impact on investment decisions of Pakistani consumers. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 13(3), 443–463. https://doi.org/10.1108/IMEFM-04-2019-0176

Luthfi, A. A., & Hati, S. R. H. (2025). Determinants of Sharia digital gold investment intention among Jabodetabek Muslim youth. Asian Journal of Islamic Management (AJIM), 7(1), 41–57. https://doi.org/10.20885/ajim.vol7.iss1.art3

Mawarni, B., Ridwansyah, R., & Verawati, H. (2025). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat nasabah pada investasi emas melalui aplikasi pegadaian dalam perspektif bisnis Islam. Jurnal Lentera Bisnis, 14(2), 1564–1580. https://doi.org/10.34127/jrlab.v14i2.1510

Metawa, N., & Almubayadh, H. (2017). Intelligent model for predicting consumer behavior in Islamic banking. International Journal of Business Information Systems, 24(2), 154–170.

Muhammad Zuardi, Ahmad Kholil, Amrin, & Ishma Amelia. (2025). Transformation of the concept of maslahah in sustainable Islamic finance: A hermeneutic analysis of Al-Ghazali’s thoughts and Ash-Syatibi. Profetika: Jurnal Studi Islam, 26(1), 211–228. https://doi.org/10.23917/profetika.v26i01.9616

Niawati, I. (2025). Produk tabungan emas Pegadaian Syariah sebagai alternatif investasi halal. Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa, 10(2), 291–304. https://doi.org/10.37366/jespb.v10i02.2454

Rama, A. (2015). Analisis determinan intensi nasabah membayar zakat: Pendekatan Theory of Planned Behavior. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam (JEBI), 1(1), 12–24.

Risman, A., Markonah, M., Mubarok, J., & Saputra, B. L. E. (2024). Islamic perspective of gold-based investment: The case of Indonesia. Tazkia Islamic Finance and Business Review, 18(1), 1–17. https://doi.org/10.30993/tifbr.v18i1.363

Ross, S. A., Westerfield, R. W., & Jordan, B. D. (2020). Essentials of corporate finance (9th ed.). McGraw-Hill Education.

Rusydiana, A. S. (2018). Bagaimana mengembangkan industri keuangan syariah di Indonesia? Analisis Interpretative Structural Modeling (ISM). Jurnal Ekonomi Islam Al-Inshaf, 5(2).

Subekti, G. A. (2024). The performance of Islamic organizations based on Maqasid Sharia disclosure. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam, 12(1), 59–83. https://doi.org/10.35836/jakis.v12i1.634

Wahid, K., Supriadi, S., & Kamaruddin, K. (2025). Islamic banking in Indonesia: An analysis of regulation, operations, and contemporary issues from the perspective of Sharia and economic transformation. ANWARUL, 5(4), 598–609. https://doi.org/10.58578/anwarul.v5i4.6713

Wahyudi, M., Rokhaniyah, S., & Sasviranti, A. R. (2025). Performance measurement of Islamic banking based on Maqashid Shariah using the approaches of Islamic social reporting, intellectual capital, and Shariah compliance. Perisai: Islamic Banking and Finance Journal, 9(1), 49–63. https://doi.org/10.21070/perisai.v9i1.1806

Diterbitkan

2026-04-10

Cara Mengutip

Rahmawati, A., & Shafrani, Y. S. (2026). Recontextualizing the Concept of the Time Value of Money from a Maqashid al-Shariah Perspective: Rekontekstualisasi Konsep Time Value of Money dalam Perspektif Maqashid al-Shariah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 12(2), 33–45. https://doi.org/10.29040/jiei.v12i2.19540

Citation Check

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.