DIGITAL LITERACY & ENGLISH FOR YOUNG DISPORA: PENGABDIAN UNTUK ANAK- ANAK INDONESIA DIMALAYSIA
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i1.18684Abstrak
Perkembangan teknologi digital menuntut anak-anak untuk memiliki kemampuan literasi digital sejak dini, terutama bagi anak-anak diaspora Indonesia yang berada di luar negeri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital dasar serta kemampuan bahasa Inggris anak-anak Indonesia di Malaysia melalui pelatihan berbasis praktik dan pendekatan pembelajaran interaktif. Metode pelaksanaan meliputi asesmen awal, pelatihan literasi digital, pembelajaran bahasa Inggris komunikatif, serta pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam menggunakan perangkat digital secara aman serta peningkatan kepercayaan diri dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan kemampuan digital dan linguistik bagi anak-anak diaspora.
Kata kunci: Literasi Digital, Diaspora Indonesia, Anak-Anak, Bahasa Inggris, Pengabdian Masyarakat.
Abstract
The development of digital technology requires children to have digital literacy skills from an early age, especially for Indonesian diaspora children who are abroad. This community service activity aims to improve the basic digital literacy and English language skills of Indonesian children in Malaysia through practice-based training and interactive learning approaches. Implementation methods include initial assessment, digital literacy training, communicative English learning, and intensive mentoring. The results of the activity show an increase in children's ability to use digital devices safely as well as increased confidence in communicating in English. This program is expected to become a model for developing digital and linguistic skills for children in the diaspora.
Keywords: Digital Literacy, Indonesian Diaspora, Children, English, Community Service.