Urgensi Kehadiran Bank Tanah Sebagai Alternatif Memulihkan Perekonomian di Indonesia

Fidri Fadillah Puspita, Fitri Nur Latifah, Diah Krisnaningsih

Abstract

The formation of the land bank has been successfully built since the declaration of Government rule number 64 2021 about the structure of the land bank. According to the rule, the structure of the land bank has several objectives to distribute the owned land to achieve the sustainability of the economy. However, we focus on the urgency of existence from the land bank towards economic sustainability. By showing the creation of a land bank that is related to land acquisition, especially for the development of the infrastructure, therefore the prices tend to be expensive. The purpose of the current research is to understand how is the concept of a land bank to organize land assets that would be utilized and distributed. The current research is designed by qualitative and using the yuridis normative. Therefore, the urgency of the land bank can overcome the bad possibilities such as claimant, confrontation, and liberalization. At last, enhancing the land bank maximally requires some priority and evaluation during the process.

Keywords

Land Bank; Land Distribution; Economic Recovery

Full Text:

PDF

References

Abdullah, M. T. (2020) ‘Model Public Private Partnership Penyediaan Infrastruktur Pelayanan Publik: Pengalaman Indonesia dan India’, Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), 9(2), p. 102. doi: 10.31314/pjia.9.2.102-114.2020.

Alexander, F. . (2011) Land Banks and Land Banking. Center for. Washington.

Alfansyuri, E., Amri, S. and Farni, I. (2020) ‘Analisa Ketersediaan Tanah (Land Banking) Untuk Perumahan Dan Pemukiman Dengan Sistem Informasi Geografis Di Kabupaten Tanah Datar’, Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil, 17(1), pp. 96–105. doi: 10.30630/jirs.17.1.242.

Annaningsih, S. . (2007) ‘Penerapan konsep bank tanah dalam pembangunan tanah perkotaan’, Jurnal UNDIP tentang Masalah-masalah Hukum, 36(4).

Arnowo, H. (2021) ‘Pengelolaan Aset Bank Tanah untuk Mewujudkan Ekonomi Berkeadilan’, Jurnal Pertanahan, 11(1), pp. 89–102. doi: 10.53686/jp.v11i1.22.

Arrizal, N. and Wulandari, S. (2021) ‘Kajian Kritis Terhadap Eksistensi Bank Tanah Dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja’, Keadilan : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang, 18(2), pp. 99–110. doi: 10.37090/keadilan.v18i2.307.

Bahder, J. N. (2008) Metode Penelitian Ilmu Hukum. Bandung: Mandar Maju.

Budianta, A. (2010) ‘Pengembangan wilayah perbatasan sebagai upaya pemerataan pembangunan wilayah di Indonesia’, Jurnal SMARTek, 8(1), pp. 72–82. Available at: http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/SMARTEK/article/view/628/546.

Bukido, R., Lahilote, H. S. and Irwansyah, I. (2021) ‘Pengawasan terhadap Bank Tanah: Urgensi, Kewenangan, dan Mekanisme’, Undang: Jurnal Hukum, 4(1), pp. 191–211. doi: 10.22437/ujh.4.1.191-211.

Flechner (1974) Land Banking in the Control of Urban Development. New York: Praeger Publishers.

Ganindha, R. (2016) ‘Urgensi Pembentukan Kelembagaan Bank Tanah Sebagai Alternatif Penyediaan Tanah Bagi Masyarakat Untuk Kepentingan Umum’, Arena Hukum, 9(3), pp. 442–462. doi: 10.21776/ub.arenahukum.2016.00903.8.

Gielen, D.M., Salas, I.M. & Cuadrado, J. . (2017) ‘International comparison of the changing dynamics of governance approaches to land development and their results for public value capture’, Cities, 71, pp. 123–34.

Hakim, A. L. (2019) ‘Strategi Pengembangan Kawasan Perdesaan: Studi di Kabupaten Pandeglang’, Sawala : Jurnal Administrasi Negara, 7(1), pp. 12–28. doi: 10.30656/sawala.v7i1.906.

Hermawan, S. and Amirullah (2010) Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Malang: Media Nusa Creative.

Limbong, B. (2013) Bank Tanah. Jakarta: Margaretha Pustaka.

Mochtar, H. (2013) ‘Keberadaan Bank Tanah Dalam Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan’, Jurnal Cakrawala Hukum, 18(2), pp. 127–135.

Multazam, M. T. (2014) ‘The Authority of Notary as Public Official in The Making of Land Deed and Auction Minutes Deed According to The Law Number 30 of 2004 on Notary’, Rechtsidee, 1(2), pp. 147–162. doi: 10.21070/jihr.v1i2.94.

Mutia, C. L. (2004) ‘Bank Tanah: Antara cita-cita dan utopia’, Lex Jurnalica, 1(2), pp. 109–117.

Noegroho, N. (2012) ‘Penerapan Konsep Land Banking di Indonesia untuk Pembangunan Perumahan MBR di Kawasan Perkotaan’, ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications, 3(2), p. 961. doi: 10.21512/comtech.v3i2.2329.

Nurul, S. et al. (2019) ‘Key criteria for land bank investment’, INTERNATIONAL JOURNAL OF REAL ESTATE STUDIES, 13(1), pp. 1–18.

Sonata, D. . (2014) ‘Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris: Karakteristik Khas Dari Metode Meneliti Hukum’, Fiat Justisia Jurnal, 8(1), pp. 15–35.

Zahra, F. Al (2017) ‘Gagasan Pengaturan Bank Tanah untuk Mewujudkan Pengelolaan Aset Tanah Negara yang Berkeadilan’, Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 3(2), pp. 92–101. doi: 10.21776/ub.jiap.2017.003.02.2.

Al Zahra, F. (2017) ‘Konstruksi Hukum Pengaturan Bank Tanah Untuk Mewujudkan Pengelolaan Aset Tanah Negara Berkeadilan’, Arena Hukum, 10(3), pp. 357–384. doi: 10.21776/ub.arenahukum.2017.01003.2.

Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2021 tentang Badan Bank Tanah

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum

Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 12 Tahun 2019 tentang Konsolidasi Tanah beserta petunjuk dan teknis kegiatan

Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria

Refbacks

  • There are currently no refbacks.