ANALISIS KOMPARATIF HARGA PRODUK SEMBAKO DI PASAR MODERN DAN PASAR TRADISIONAL TERHADAP DAYA BELI MASYARAKAT

Iwan Harsono, Johanes P Kumagaya, Desy Cahyaning Utami, Eva Yuniarti Utami, Muhammad Amsal Nasution

Abstract


Abstrak
Pasar bermula dari keinginan sejumlah orang untuk memenuhi kebutuhannya. Pada mulanya transaksi dilakukan dengan sistem barter, yakni dengan cara tukar-menukar barang yang dimiliki dengan barang yang dikehendaki. Misalnya, seorang nelayan menukar ikan dengan barang kelontong yang dibutuhkan. Terjadi barter hasil produksi antara petani, nelayan, peternak, pengrajin yang dilakukan si sembarang tempat. Lama kelamaan terbentuk kesepakatan untuk melakukan barter di suatu tempat. Jadilah lokasi itu semacam tempat barter hasil produksi masing-masing. Hasil penelitian ini telah menemukan bahwa harga produk sembako di Pasar Umum dan Supermarket Aneka berbeda, yang dimana selisih harga produk sembako di Pasar Umum dan Supermarket Aneka paling rendahnya 500 dan yang paling tinggi 10.000, dikarenakan di Supermarket Aneka adanya proses pengemasan agar barangnya telihat lebih higenis dan berkualitas tinggi. Kemudian berdasaekan hasil lapangan menemukan bahwa masyarakat lebih suka berbelanja di Pasar Umum, karena daya belinya rendah dan ketika berbelanja lebih melihat harga barang dibanding kualitas barang.
Kata Kunci: Harga, Pasar Modern dan Pasar Tradisional, Daya Beli Masyarakat

Full Text:

PDF

References


dengan Pasar Tradisional Sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) No. 21 tahun 2011. Themis: Jurnal Ilmu Hukum, 1(1), 6–20.

Dakhoir, A. (2018). Eksistensi Usaha Kecil Menengah dan Pasar Tradisional dalam Kebijakan Pengembangan Pasar Modern. Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat, 14(1), 31. https://doi.org/10.23971/jsam.v14i1.783

Djayusman, R. R., Nugraha, A. L., & Umam, K. (2018). Analisi Strategi Pengembangan Pasar Tradisional Dalam Perspektif Ekonomi Islam. Islamic Economics Journal, 4(2), 181–202. https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/JEI/article/view/2964/pdf_50

Fatimah, S. E., & Afrizal, S. (2023). Strategi pedagang sembako menghadapi perkembangan minimarket di pasar tradisional Batubantar kabupaten Pandeglang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 11551–11561.

Firdaus, A. N., Lisfiana Lisfiana, & Meilita Utami. (2022). Eksistensi Pasar Tradisional Comal Pada Era Disrupsi 4.0. Jurnal Akuntansi, Ekonomi Dan Manajemen Bisnis, 2(2), 128–136. https://doi.org/10.55606/jaem.v2i2.69

Kumallasari, I. N., Kismini, E., & Rini, H. S. (2023). Eksistensi Pedagang Pasar Tradisional di Tengah Persaingan dengan Pasar Modern di Kota Kudus. Journal of Indonesia Social Studies Education, 1(1), 86–93.

Masyhuri, M., & Utomo, S. W. (2017). Analisis Dampak Keberadaan Pasar Modern Terhadap Pasar Tradisional Sleko di Kota Madiun. Assets: Jurnal Akuntansi Dan Pendidikan, 6(1), 59. https://doi.org/10.25273/jap.v6i1.1293

Maulana, S., Dawam, A., & Septiana, A. (2022). Perbandingan Konsumtif Ibu Rumah Tangga Terhadap Minat Berbelanja antara Pasar Tradisional dan Modern Selama Pandemi. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 14(1), 175–181. https://doi.org/10.23887/jjpe.v14i1.48185

Mella Yunita, K. W. (2019). Dampak Keberadaan Pasar Modren Terhadap Loyalitas Konsumen Pada Dasar Tradisional Study Kasus (Pasar Kampung Lalang Kecamatan Medan Sunggal). Jurnal Ilmiah Maksitek, 4(3), 56–62.

Mufidah, L., & Kukuh, T. (2021). Pasar Modern Dan Repitalisasi Pasar Tradisional Di Denpasar. E – Jurnal Riset Manajemen Prodi Manajemen, 7(3), 6. https://doi.org/10.5281/zenodo.5574439

Nurmasari, N., Al Hafis, R. I., & Butarbutar, J. (2019). Dampak Pembangunan Pasar Modern (Alfamart dan Indomaret) Terhadap Pasar Tradisional (Warung Serba Ada) Kota Pekanbaru. Asketik, 3(2), 175–188. https://doi.org/10.30762/ask.v3i2.1599

Puspita, E., & Kusumaningtyas, D. (2020). Manajemen Laba : Laba Pada Pedagang Tradisional Dengan Sudut Pandang Fenomenologi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(2), 809–820.

Qolbi, A. U., Awali, H., Stiawan, D., Devy, H. S., Abdurrahman, U. I. N. K. H., & Pekalongan, W. (2023). Penerapan Prinsip-Prinsip Ekonomi Syariah Pada Pasar Tradisional Di Indonesia. Jurnal Sahmiyya, 2(1), 19–30.

Sabatiny, S., & Martini, R. (2018). Perkembangan Pasar Tradisonal dan Keberadaan Pasar Modern di Kota Palembang. Jurnal Eksistansi, 7(1), 1068–1076.

Timoer, F. C., & Trenggana, A. F. M. (2019). Analisis Perbandingan Karakterristik Pasar Tradisional dan Pasar Modern Ditinjau dari Strategi Bauran Pemasaran di Kota Bandung (Studi Kasus pada Pasar Palasari dan Griya Buah Batu). Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi), 3(2), 1–14. https://doi.org/10.31955/mea.vol4.iss1.pp

Vermila, C. W. M. (2018). Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Sembilan Kebutuhan Bahan Pokok (Sembako) Pada Pasar Tradisional Dan Pasar Moderen Di Kota Pekanbaru. Jurnal Agribisnis, 17(1), 27–36. https://doi.org/10.31849/agr.v17i1.729

Wulandari, N. L. G. I., & Meydianawathi, L. G. (2016). Apakah Pasar Modern Menurunkan Pendapatan Pedagang di Pasar Tradisional? (Analisis Binary Logistik). Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 9(2), 159–169.




DOI: http://dx.doi.org/10.29040/jie.v8i2.13070

Refbacks

  • There are currently no refbacks.